Hari 155

Bahkan Kelemahanmu Diurapi

Kebijaksanaan Mazmur 69:13–28
Perjanjian Baru Kisah Para Rasul 1:1–22
Perjanjian Lama 2 Samuel 3:22–5:5

pengantar

Apakah Anda pernah merasa terlalu lemah atau tidak cukup berguna bagi Tuhan?

Seorang remaja dari Cumbria di Inggris Utara merasa Tuhan memanggilnya. Patrick berpendidikan rendah, tidak fasih berbicara, dan menghadapi pertentangan yang signifikan di sepanjang pelayanannya terhadap mereka yang merasa bahwa ia tidak siap untuk tugas itu. Bahkan sebagai orang tua, dia masih mengakui, 'Hari ini saya masih malu dan takut karena kurangnya pembelajaran saya saat berbicara di tempat terbuka.’

Namun, terlepas dari segala kerugiannya, Patrick tetap yakin bahwa Allah telah memanggil dan mengurapinya sebagai seorang penginjil. Dia menulis, 'Kami adalah surat Kristus untuk keselamatan bahkan sampai akhir - dan apa bedanya jika itu bukan surat yang untuk dipelajari? Sesungguhnya surat masih harus absah dan jelas untuk dibaca semua orang, yang ditulis di dalam hatimu, bukan dengan tinta melainkan oleh Roh Allah yang hidup! "

Sekarang, kelemahannya dalam berbicara fasih telah lama dilupakan, tetapi dampak pelayanan dan misi Santo Patrick ke Irlandia 1500 tahun yang lalu masih diakui di seluruh dunia. Bahkan kelemahannya diurapi.

Ketika Daud mengambil tahta atas Israel, dia berkata, '... meskipun aku adalah raja yang diurapi, aku lemah' (2 Samuel 3:39). Saat Anda menaruh iman kepada Yesus, Tuhan mengurapi Anda dengan Roh Kudus. Namun kelemahan tidak cukup dengan apa yang mungkin Anda rasakan, Tuhan dapat menggunakan Anda, seperti Daud, dengan cara yang luar biasa. Bahkan kelemahan Anda diurapi.

Kebijaksanaan

Mazmur 69:13–28

13 Aku menjadi buah bibir orang-orang yang duduk di pintu gerbang,
  dengan kecapi peminum-peminum menyanyi tentang aku.
14 Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya Tuhan,
  pada waktu Engkau berkenan, ya Allah;
demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku
  dengan pertolongan-Mu yang setia!
15 Lepaskanlah aku dari dalam lumpur,
  supaya jangan aku tenggelam,
biarlah aku dilepaskan dari orang-orang yang membenci aku,
  dan dari air yang dalam!
16 Janganlah gelombang air menghanyutkan aku,
  atau tubir menelan aku,
  atau sumur menutup mulutnya di atasku.
17 Jawablah aku, ya Tuhan, sebab kasih setia-Mu baik,
  berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar!
18 Janganlah sembunyikan wajah-Mu kepada hamba-Mu,
  sebab aku tersesak; segeralah menjawab aku!
19 Datanglah kepadaku, tebuslah aku,
  bebaskanlah aku oleh karena musuh-musuhku.

20 Engkau mengenal celaku, maluku dan nodaku;
  semua lawanku ada di hadapan-Mu.
21 Cela itu telah mematahkan hatiku,
  dan aku putus asa;
aku menantikan belas kasihan, tetapi sia-sia,
  menantikan penghibur-penghibur, tetapi tidak kudapati.
22 Bahkan, mereka memberi aku makan racun,
  dan pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum anggur asam.
23 Biarlah jamuan yang di depan mereka menjadi jerat,
  dan selamatan mereka menjadi perangkap.
24 Biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat;
  buatlah pinggang mereka goyah senantiasa!
25 Tumpahkanlah amarah-Mu ke atas mereka,
  dan biarlah murka-Mu yang menyala-nyala menimpa mereka.
26 Biarlah perkemahan mereka menjadi sunyi,
  dan biarlah kemah-kemah mereka tidak ada penghuninya.
27 Sebab mereka mengejar orang yang Kaupukul,
  mereka menambah kesakitan orang-orang yang Kautikam.
28 Tambahkanlah salah kepada salah mereka,
  dan janganlah sampai Engkau membenarkan mereka!

Komentar

Diurapi pada saat kesulitan

Apakah Anda mengalami masa-masa sulit? Daud sedang dalam kesulitan besar dalam hidupnya. Dia merasa seperti berada di ‘lumpur’, ‘tubir laut’, 'perangkap kematian'. Dia berkata, 'cela itu... mematahkan hatiku, dan aku putus asa; aku menantikan belas kasihan, tetapi sia-sia’ (Ay.15-21).

Daud, pemimpin Israel yang diurapi (2 Samuel 5:3), seseorang yang senantiasa berdoa. Banyak mazmur dikaitkan dengannya. Dalam mazmur ini, kita melihat contoh doa-doanya yang jujur, dan intim.

Hal yang seharusnya Anda lakukan pada saat Anda berada dalam kesulitan atau berada dalam posisi kelemahan besar:

1. Mengetahui kasih Yesus yang luar biasa untukmu
Daud berdoa, 'ya Tuhan, demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku’ (Mazmur 69:14). ‘Jawablah aku, ya Tuhan, sebab kasih setia-Mu baik, berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar’ (Ay.17).

2. Berserulah kepada Tuhan di dalam hatimu
Jujurlah dengan Tuhan. Katakan padanya apa yang sebenarnya Anda rasakan: ‘Lepaskanlah aku dari dalam lumpur supaya jangan aku tenggelam’ (Ay.15). ‘Janganlah sembunyikan wajah-Mu kepada hamba-Mu; sebab aku terdesak; segerlah menjawab aku’ (Ay.18).

Doa

Tuhan, terima kasih aku dapat berdoa kepada-Mu di saat-saat sulit. Dan hari ini aku menangis kepada-Mu untuk meminta pertolongan-Engkau.

Perjanjian Baru

Kisah Para Rasul 1:1–22

Roh Kudus dijanjikan

1Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, 2 sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. 3 Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

4 Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang – demikian kata-Nya – “telah kamu dengar dari pada-Ku. 5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.” Yesus terangkat ke sorga

6 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?” 7 Jawab-Nya: “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. 8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

9 Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. 10 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, 11 dan berkata kepada mereka: “Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.”

Rasul-rasul menanti-nanti

12 Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem. 13 Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus. 14 Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

Matias dipilih menggantikan Yudas

15 Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata: 16 “Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu. 17 Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini.” 18 – Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar. 19 Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri “Hakal-Dama”, artinya Tanah Darah –. 20 “Sebab ada tertulis dalam kitab Mazmur:
  Biarlah perkemahannya menjadi sunyi,
  dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya:
  dan: Biarlah jabatannya diambil orang lain.

21 Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, 22 yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya.”

Komentar

Diurapi oleh Roh Kudus

Kekuatan yang sama yang membangkitkan Yesus dari kematian kini hidup di dalam Anda. Dari keempat penulis Injil, Lukas adalah satu-satunya yang terus menceritakan tentang kisah generasi berikutnya. Kisah Yesus berlanjut pada ‘orang-orang beriman’ (Ay.15) dan sekarang berlanjut di dalam Anda.

Kitab Kisah Para Rasul adalah Sejarah Gereja Jilid I. Sejarah yang penting bagi Lukas. Dia menggunakan kata-kata seperti 'saksi mata', setelah itu 'menyelidiki segala peristiwa dengan seksama', dan mengambil keputusan untuk ‘membukukannya dengan teratur’ (Lukas 1:2–3) serta di sini dia berbicara tentang 'banyak bukti yang meyakinkan' (Kis 1:3). Dia menekankan bahwa Yesus tidak hanya muncul sebagai kesan sekilas seperti hantu: 'Setelah kematian-Nya, Dia menampakkan diri-Nya hidup-hidup kepada mereka di banyak tempat yang berbeda selama periode empat puluh hari... hingga mereka bertemu dan makan bersama' (Ay.2–4).

Ini adalah jilid kedua dalam kehidupan Lukas tentang Yesus. Ia merujuk pada Injil sebelumnya tentang 'segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus’ (Ay.1). Sekarang dia menceritakan kisah tentang apa yang Yesus terus lakukan melalui Roh Kudus.

Yesus berbicara tentang Roh Kudus sebagai karunia yang dijanjikan oleh Bapa (Ay.4). Sekarang Dia berjanji bahwa tidak lama lagi para murid akan dibaptis dengan Roh Kudus dan menerima kuasa untuk menjadi saksi-Nya bagi kota ('Yerusalem'), bangsa ('seluruh Yudea dan Samaria'), dan dunia (‘sampai ke ujung bumi') (Ay.8).

Melalui bacaan selanjutnya dari renungan ini, kita melihat serangkaian contoh orang-orang yang telah dipenuhi oleh Roh Kudus dan menjadi utusan-Nya di seluruh dunia. Berita bagusnya adalah Anda pun termasuk dalam daftar!

  1. Daud
    Roh Kudus berbicara melalui orang-orang, termasuk Daud (Ay.16). Petrus memberikan contoh bagaimana Roh Kudus berbicara melalui Daud dalam mazmur - bahkan memprediksi penggantian Yudas si pengkhianat (Ay.15–20).

  2. Yesus
    Secara khusus, Roh Kudus mengurapi Yesus. Lukas memberi tahu kita bahwa Yesus memberikan 'perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya' (Ay.2).

    Khususnya, ‘Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal disitu menanti janji Bapa, yang demikian kata-Nya, telah kamu dengar dari pada-Ku. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus,’ (Ay.4-5).

  3. Rasul-rasul
    Meskipun dalam banyak hal mereka lemah, para rasul akan diurapi oleh Roh Kudus untuk tugas yang terbentang di depan. Kata 'rasul' digunakan dalam beberapa cara berbeda dalam Perjanjian Baru. Dalam pengertian yang lebih luas tentang seseorang yang dikirim oleh Allah, itu jelas berlaku untuk banyak orang di masa lalu dan juga hari ini (lihat 1 Korintus 12: 28-29). Dalam arti sempit, ada orang-orang yang memiliki apa yang dapat digambarkan sebagai karunia kepemimpinan, atau ‘kerasulan’ (Markus 3:14).

    Namun, di sini digunakan dalam arti kata yang paling sempit. Mereka adalah kelompok khusus orang-orang yang secara unik memenuhi syarat Yesus. Roh Kudus berbicara melalui mereka dengan cara yang unik. Dan ini adalah para rasul yang telah dipilih Yesus dan kepada siapa dia memberikan perintah khusus melalui Roh Kudus (Kis. 1:2).

    Yudas semula merupakan bagian dari kelompok ini. Oleh karena kejahatan yang telah diperbuatnya, maka sekarang mereka mencari pengganti untuk dia. Petrus menetapkan kualifikasi untuk pengganti Yudas. Mereka yang senantiasa datang berkumpul bersama Yesus di sepanjang pelayanan-Nya, menyaksikan kebangkitan-Nya dan telah menerima pelatihan yang diperlukan (Ay.21-22).

  4. Anda
    Yesus berkata, ‘tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus... kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan diseluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi’ (Ay.5,8).

    Pada hari Pentakosta ini telah digenapi dan rasul Petrus menegaskan bahwa janji itu untuk 'semua yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita' (2:39). Termasuk Anda!

    Roh Kudus datang untuk mengurapi dan memberdayakan Anda - untuk menolong dan membimbing Anda dalam setiap aspek kehidupan Anda - bukan hanya bagian 'rohani'. Segala sesuatu yang Anda miliki adalah milik Allah dan Ia ingin terlibat dalam semua kehidupan Anda. Melalui Roh Kudus yang hidup di dalam Anda, Allah ingin Anda menjadi seperti Yesus dalam semua pikiran, sikap, perkataan, dan tindakan Anda. Sebab Anda adalah “Yesus” bagi dunia.

Doa

Tuhan, terima kasih bahwa Roh Kudus-Mu sekarang tinggal di dalamku. Terima kasih, meskipun aku lemah, aku diurapi untuk menjadi saksi-Mu. Dan bantulah aku untuk menjadi juru bicara Roh Kudus-Mu.

Perjanjian Lama

2 Samuel 3:22–5:5

Abner dibunuh oleh Yoab

22 Anak buah Daud dan Yoab baru saja pulang setelah mengadakan penggerebekan dan mereka membawa pulang jarahan yang banyak. Tetapi Abner tidak lagi bersama-sama Daud di Hebron, sebab ia telah dilepasnya pergi dengan selamat. 23 Ketika Yoab bersama dengan segenap tentaranya sudah pulang, diberitahukan kepada Yoab, demikian: “Abner bin Ner telah datang kepada raja dan ia sudah dibiarkannya pergi dengan selamat.” 24 Kemudian pergilah Yoab kepada raja, katanya: “Apakah yang telah kauperbuat? Abner telah datang kepadamu; mengapa engkau membiarkannya begitu saja? 25 Apakah engkau tidak kenal Abner bin Ner itu. Ia datang untuk memperdaya engkau dan untuk mengetahui gerak-gerikmu dan untuk mengetahui segala yang hendak kaulakukan.”

26 Sesudah itu keluarlah Yoab meninggalkan Daud dan menyuruh orang menyusul Abner, lalu mereka membawanya kembali dari perigi Sira tanpa diketahui Daud. 27 Ketika Abner kembali ke Hebron, maka Yoab membawanya sebentar ke samping di tengah-tengah pintu gerbang itu, seakan-akan hendak berbicara dengan dia dengan diam-diam; kemudian ditikamnyalah dia di sana pada perutnya, sehingga mati, membalas darah Asael, adiknya. 28 Ketika hal itu didengar Daud kemudian, berkatalah ia: “Aku dan kerajaanku tidak bersalah di hadapan Tuhan sampai selama-lamanya terhadap darah Abner bin Ner itu. 29 Biarlah itu ditanggung oleh Yoab sendiri dan seluruh kaum keluarganya. Biarlah dalam keturunan Yoab tidak putus-putusnya ada orang yang mengeluarkan lelehan, yang sakit kusta, yang bertongkat, yang tewas oleh pedang atau yang kekurangan makanan.”

30 Demikianlah Yoab dan Abisai, adiknya, membunuh Abner, karena ia telah membunuh Asael, adik mereka, di Gibeon dalam pertempuran. 31 Dan berkatalah Daud kepada Yoab dan kepada segala rakyat yang bersama-sama dengan dia: “Koyakkanlah pakaianmu dan lilitkanlah pada tubuhmu kain kabung dan merataplah di depan mayat Abner.” Raja Daud sendiri pun berjalan di belakang usungan mayat. 32 Ketika orang menguburkan Abner di Hebron, maka menangislah raja dengan suara nyaring pada kubur Abner dan seluruh rakyat pun menangis. 33 Karena Abner raja mengucapkan nyanyian ratapan ini:

“Apakah Abner harus mati seperti orang bebal?
  34 Tanganmu tidak terikat dan kakimu tidak dirantai.
 Engkau gugur seperti orang gugur oleh orang-orang durjana.”
Dan seluruh rakyat itu makin menangis karena dia.

35 Seluruh rakyat datang menawarkan kepada Daud untuk makan roti selagi hari siang, tetapi Daud bersumpah, katanya: “Kiranya Allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika sebelum matahari terbenam aku mengecap roti atau apa pun.” 36 Ketika seluruh rakyat melihat hal itu, mereka menganggap hal itu baik, seperti segala sesuatu yang dilakukan raja dianggap baik oleh seluruh rakyat. 37 Maka tahulah seluruh rakyat dan seluruh Israel pada hari itu, bahwa pembunuhan Abner bin Ner bukanlah rancangan raja.

38 Kemudian berkatalah raja kepada para pegawainya: “Tidak tahukah kamu, bahwa pada hari ini gugur seorang pemimpin, seorang besar, di Israel? 39 Tetapi aku ini sekarang masih lemah, sekalipun sudah diurapi menjadi raja, sedang orang-orang itu, yakni anak-anak Zeruya, melebihi aku dalam kekerasan. Kiranya Tuhan membalas kepada orang yang berbuat jahat setimpal dengan kejahatannya.”

Isyboset dibunuh

4Ketika didengar anak Saul, bahwa Abner sudah mati di Hebron, maka hilanglah keberaniannya, dan terkejutlah seluruh orang Israel. 2 Anak Saul mempunyai dua orang sebagai kepala gerombolan, yang satu bernama Baana dan yang kedua bernama Rekhab, keduanya anak Rimon, orang Benyamin dari Beerot. – Sebab Beerot pun terhitung daerah Benyamin. 3 Orang Beerot sudah melarikan diri ke Gitaim dan menjadi pendatang di sana sampai sekarang. –

4 Yonatan, anak Saul, mempunyai seorang anak laki-laki, yang cacat kakinya. Ia berumur lima tahun, ketika datang kabar tentang Saul dan Yonatan dari Yizreel. Inang pengasuhnya mengangkat dia pada waktu itu, lalu lari, tetapi karena terburu-buru larinya, anak itu jatuh dan menjadi timpang. Ia bernama Mefiboset.

5 Anak-anak Rimon, orang Beerot itu, yakni Rekhab dan Baana, pergi, lalu sampai pada waktu hari panas terik ke rumah Isyboset, ketika ia sedang berbaring siang hari. 6 Kebetulan penjaga pintu rumah itu mengantuk dan tertidur, ketika sedang membersihkan gandum. Demikianlah Rekhab dan Baana menyusup ke dalam. 7 Mereka masuk ke dalam rumah itu, ketika Isyboset sedang berbaring di atas tempat tidurnya di dalam kamar tidurnya, membunuh dia lalu memenggal kepalanya. Mereka membawa kepalanya itu, lalu berjalan semalam-malaman melalui jalan dari Araba-Yordan. 8 Kepala Isyboset itu dibawa mereka kepada Daud di Hebron dan mereka berkata kepada raja: “Inilah kepala Isyboset, anak Saul, musuhmu itu, yang ingin mencabut nyawamu; Tuhan pada hari ini telah membiarkan tuanku raja mengadakan pembalasan atas Saul dan atas keturunannya.” 9 Tetapi Daud menjawab Rekhab dan Baana, saudaranya, anak-anak Rimon, orang Beerot itu, katanya kepada mereka: “Demi Tuhan yang hidup, yang telah membebaskan nyawaku dari segala kesesakan! 10 Ketika ada orang yang membawa kabar kepadaku demikian: Saul sudah mati! dan memandang dirinya sebagai orang yang menyampaikan kabar baik, maka aku menangkap dan membunuh dia di Ziklag, dan dengan demikian aku memberikan kepadanya upah kabarnya; 11 terlebih lagi sekarang, setelah orang-orang fasik membunuh seorang yang benar, di rumahnya di atas tempat tidurnya, tidakkah aku menuntut darahnya dari pada kamu dan melenyapkan kamu dari muka bumi?” 12 Sesudah itu Daud memberi perintah kepada anak buahnya untuk membunuh mereka; tangan dan kaki mereka dipotong, kemudian mayat mereka digantung di tepi telaga di Hebron. Tetapi kepala Isyboset diambil dan dikuburkan di dalam kubur Abner di Hebron.

Daud menjadi raja atas seluruh Israel

(1Taw. 11:1-3)
5Lalu datanglah segala suku Israel kepada Daud di Hebron dan berkata: “Ketahuilah, kami ini darah dagingmu. 2 Telah lama, ketika Saul memerintah atas kami, engkaulah yang memimpin segala gerakan orang Israel. Dan Tuhan telah berfirman kepadamu: Engkaulah yang harus menggembalakan umat-Ku Israel, dan engkaulah yang menjadi raja atas Israel.” 3 Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap raja di Hebron, lalu raja Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di Hebron di hadapan Tuhan; kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel.

4 Daud berumur tiga puluh tahun, pada waktu ia menjadi raja; empat puluh tahun lamanya ia memerintah. 5 Di Hebron ia memerintah atas Yehuda tujuh tahun enam bulan, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tiga tahun atas seluruh Israel dan Yehuda.

Komentar

Diurapi untuk kepemimpinan

Untuk menjadi pemimpin, kita tidak perlu menjadi sempurna. Daud berkata, '... meskipun aku adalah raja yang diurapi, aku lemah' (3:39). Sejarah kehidupan Daud di dalam Alkitab adalah kesaksian yang luar biasa untuk keduanya yaitu urapan dan kelemahan Daud. Dia tahu bahwa dia jauh dari sempurna, namun dia juga tahu bahwa Tuhan masih bisa memakainya. Dia tidak memikirkan kelemahannya, melainkan mengalihkan situasi itu kepada Tuhan (Ay.39). Terlepas dari kelemahannya, Tuhan menggunakan dia dengan cara yang luar biasa.

Renungan ini juga mengingatkan kita bahwa Tuhan menggunakan Daud sepanjang hidupnya. Kita telah melihat banyak contoh bagaimana Tuhan telah memakai Daud sebagai pemimpin selama bertahun-tahun sebelum dia menjadi raja. Namun ketika dia menjadi raja, Daud masih relatif muda. Setelah itu ia terus digunakan oleh Allah di sepanjang masa yang panjang dan (sebagian besar) pemerintahan yang sukses: ‘Daud berumur tiga puluh tahun, pada waktu ia menjadi raja; empat puluh tahun lamanya ia memerintah’ (5:4).

Tuhan telah berfirman kepada Daud: 'Engkaulah yang harus menggembalakan umat-Ku Israel, dan engkaulah yang menjadi raja atas Israel’ (Ay.2). Kemudian datanglah, ‘semua penatua… mengurapi Daud menjadi raja atas Israel’ (Ay.3). Daud menjadi pemimpin yang penuh integritas. Dia menggembalakan mereka dengan ketulusan hatinya; dan menuntun mereka dengan kecakapan tangannya' (Mazmur 78:72). Daud adalah tipe pemimpin yang sangat kita butuhkan saat ini, baik di gereja maupun di masyarakat - pria dan wanita berkarakter dan berkemampuan; dengan ketulusan hati dan memiliki ketrampilan yang cakap.

Doa

Terima kasih, Tuhan, bahwa Roh Kudus yang sama yang hidup pada Daud, Yesus dan para rasul, sekarang mengurapi dan hidup di dalamku. Terima kasih, bahkan bahwa kelemahanku pun Engkau urapi.

Pippa menambahkan

2 Samuel 3:30

‘Demikianlah Yoab dan Abisai, adiknya, membunuh Abner, karena ia telah membunuh Asael, adik mereka, di Gibeon dalam pertempuran.’

Menginginkan balas dendam adalah suatu emosi yang kuat. Saya bisa mengerti tindakan Yoab yang ingin membalas kematian saudara laki-lakinya. Tidak mudah memaafkan seseorang yang telah melukai seseorang yang Anda cintai. Tanpa mengetahui bahwa Yesus mati untuk saya, saya tidak yakin kalau saya bisa memulai untuk memaafkan. Saya masih harus terus memaafkan salah satu guru anak-anak kami yang pendendam – maka dari itu janganlah memulainya!

reader

App

Download The Bible with Nicky and Pippa Gumbel app for iOS or Android devices and read along each day.

reader

Email

Subscribe now to receive The Bible with Nicky and Pippa Gumbel in your inbox each morning. You’ll get one email each day.

reader

Website

Start reading today’s devotion right here on the BiOY website.

Read now

Referensi

The One Year® is a registered trademark of Tyndale House Publishers used by permission.

John Skinner, The Confession of Saint Patrick: The Classic Text in New Translation (Penguin Random House, 1998), p.11.

Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. ‘NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790.

Scripture marked (MSG) taken from The Message. Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002. Used by permission of NavPress Publishing Group.

“The One Year® is a registered trademark of Tyndale House Publishers used by permission”