Hari 203

Jalan Keluar dari Keadaan yang Membingungkan

Kebijaksanaan Mazmur 88:2–10
Perjanjian Baru Roma 6:15–7:6
Perjanjian Lama Hosea 3:1–5:15

pengantar

Pada usia delapan belas tahun, Billy Nolan melarikan diri dari saudagar angkatan laut. Dia seorang pecandu alkohol selama tiga puluh lima tahun. Selama dua puluh tahun dia duduk di luar HTB dengan sering meminum alkohol yang akhirnya membuat dia jatuh miskin. Pada 13 Mei 1990, dia melihat ke cermin dan berkata, 'Kau bukan Billy Nolan yang pernah kukenal.' Untuk menggunakan ekspresinya sendiri, dia bertanya kepada Tuhan Yesus Kristus ¬di dalam kehidupannya dan membuat perjanjian dengan-Nya bahwa dia tidak akan pernah minum alkohol lagi. Sejak hari itu, dia tidak menyentuh alkohol setetes pun. Hidupnya berubah; dia memancarkan kasih dan sukacita Kristus. Saya pernah berkata kepadanya, 'Billy, Anda terlihat bahagia' Dia menjawab, 'Saya senang karena saya bebas. Hidup itu seperti labirin dan akhirnya saya menemukan jalan keluar melalui Yesus Kristus.'

Santo Agustinus menulis bahwa Allah adalah tuan 'yang melayani kebebasan yang sempurna'. Ini adalah suatu paradoks besar. Banyak orang berpikir bahwa jika mereka melayani Tuhan, mereka akan kehilangan kebebasan mereka. Bahkan, justru sebaliknya, hidup untuk diri kita sendiri sebenarnya merupakan bentuk perbudakan. Melayani Tuhan 'dengan cara baru dari Roh' (Roma 7:6) adalah cara untuk menemukan kebebasan yang sempurna - bebas untuk memiliki hubungan dengan Dia dan menjadi tipe orang yang jauh di dalam diri Anda.

Kebijaksanaan

Mazmur 88:2–10

Doa pada waktu sakit payah

88Nyanyian. Mazmur bani Korah. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mahalat Leanot. Nyanyian pengajaran Heman, orang Ezrahi.
2 Ya Tuhan, Allah yang menyelamatkan aku,
  siang hari aku berseru-seru,
  pada waktu malam aku menghadap Engkau.
3 Biarlah doaku datang ke hadapan-Mu,
  sendengkanlah telinga-Mu kepada teriakku;
4 sebab jiwaku kenyang dengan malapetaka,
  dan hidupku sudah dekat dunia orang mati.
5 Aku telah dianggap termasuk orang-orang yang turun ke liang kubur;
  aku seperti orang yang tidak berkekuatan.
6 Aku harus tinggal di antara orang-orang mati,
  seperti orang-orang yang mati dibunuh, terbaring dalam kubur,
yang tidak Kauingat lagi,
  sebab mereka terputus dari kuasa-Mu.
7 Telah Kautaruh aku dalam liang kubur yang paling bawah,
  dalam kegelapan, dalam tempat yang dalam.
8 Aku tertekan oleh panas murka-Mu,
  dan segala pecahan ombak-Mu Kautindihkan kepadaku.
                         Sela
9 Telah Kaujauhkan kenalan-kenalanku dari padaku,
  telah Kaubuat aku menjadi kekejian bagi mereka.
  Aku tertahan dan tidak dapat keluar;
10 mataku merana karena sengsara.
  Aku telah berseru kepada-Mu, ya Tuhan, sepanjang hari,
  telah mengulurkan tanganku kepada-Mu.

Komentar

Berserulah kepada Tuhan

Mazmur ini menggambarkan situasi yang mirip dengan situasi yang ditemukan Billy Nolan: ‘Aku tertahan di dalam sebuah labirin dan tidak dapat keluar, mataku merana karena sengsara’ (Ay.9-10).

Pemazmur sedang mengalami penderitaan besar. 'Jiwanya kenyang dengan malapetaka' (Ay.4a). Dia pikir dia akan mati: ‘Aku tinggal di antara orang-orang mati ... sebuah kasus tanpa harapan. Ditinggalkan karena sudah mati '(Ay.3–5). Dia berada 'di kedalaman paling gelap' (Ay.7), 'tanpa kekuatan' (Ay.5), ‘tertahan dan tidak dapat keluar' (Ay.8). Dia bahkan kehilangan dukungan dari teman-teman terdekatnya (Ay.9).

Hanya Tuhan yang dapat menyelamatkan kita: ‘ya Tuhan, Allah yang menyelamatkan aku’ (Ay.2). Betapa pun buruknya situasi yang Anda rasakan, berserulah kepada Tuhan untuk kebebasan.

Doa

'Ya Tuhan, Allah yang menyelamatkan aku, siang hari aku berseru-seru, pada waktu malam aku menghadap Engkau. Biarlah doaku datang ke hadapan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepada teriakku’ (Ay.2–3).

Perjanjian Baru

Roma 6:15–7:6

Dua macam perhambaan

15 Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak! 16 Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran? 17 Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu. 18 Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran. 19 Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan.

20 Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran. 21 Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang, karena kesudahan semuanya itu ialah kematian. 22 Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. 23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Arti hukum Taurat

7Apakah kamu tidak tahu, saudara-saudara, – sebab aku berbicara kepada mereka yang mengetahui hukum – bahwa hukum berkuasa atas seseorang selama orang itu hidup? 2 Sebab seorang isteri terikat oleh hukum kepada suaminya selama suaminya itu hidup. Akan tetapi apabila suaminya itu mati, bebaslah ia dari hukum yang mengikatnya kepada suaminya itu. 3 Jadi selama suaminya hidup ia dianggap berzinah, kalau ia menjadi isteri laki-laki lain; tetapi jika suaminya telah mati, ia bebas dari hukum, sehingga ia bukanlah berzinah, kalau ia menjadi isteri laki-laki lain. 4 Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah. 5 Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut. 6 Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.

Komentar

Melayani Tuhan

Ada sebuah film kartun yang berjudul Thomas the Tank Engine yang menggambarkan bahwa Thomas keluar dari rel kereta. Dia berteriak, ‘Aku bebas! Aku akhirnya bebas. Aku telah jatuh dari rel dan aku bebas!' Tentu saja, kenyataannya adalah Thomas jauh lebih bebas ketika roda-rodanya ada di rel dan dia beroperasi sesuai fungsi sebagaimana dia diciptakan.

Sama halnya dengan kita. Kita mungkin membayangkan bahwa kita lebih bebas jika tidak ada yang memberi tahu kita apa yang harus dilakukan selain diri kita sendiri, tetapi ini adalah khayalan karena kita mendapati diri kita diperbudak oleh dosa - itu mengarah pada kematian (6:21).

Telah dikatakan bahwa 'satu-satunya latihan yang dilakukan beberapa orang adalah mengambil kesimpulan yang salah.' Rasul Paulus khawatir bahwa para pembacanya akan mengambil kesimpulan yang salah - bahwa beberapa orang mungkin berpendapat tidak masalah jika kita terus melakukan dosa. Dia menulis, ’Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak’ (Ay.15).

Kepastian pengampunan bukanlah alasan untuk melanjutkan dosa. Anugerah bukanlah 'ketentuan untuk keluar' dari dosa. Ada dua alasan yang membuat kita nampak konyol ketika kita berbuat dosa:

1. Tuhan baru
Sebagai seorang Kristen, Anda memiliki Tuhan yang baru. Anda sekarang melayani Tuhan, ‘seseorang yang perintah-Nya dapat membebaskan Anda untuk hidup terbuka dalam kebebasan-Nya!’ (Ay.17). Suka atau tidak suka, kita semua adalah budak untuk segala sesuatu. Dosa adalah bentuk perbudakan yang hanya membawa penawanan rohani dan kematian, tetapi melayani Tuhan membawa kebebasan yang sempurna. Karena ‘Karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita’ (Ay.23 ).

Allah adalah Tuhan baru bagi Anda. Setiap kali Anda menyerah pada dosa, maka Anda akan menentang tujuan anugerah - yang memberi Anda kehidupan nyata, dan kehidupan kekal. Ketika Anda tergoda, ingatlah bahwa Anda tidak harus menyerah. Anda tidak lagi menjadi budak dosa. Anda bebas untuk mengatakan 'tidak'.

Ingatlah juga imbalan ketaatan. Dalam melayani Tuhan, 'Anda beroleh buah yang membawa Anda kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal’ (Ay.22).

2. Kasih baru
Mustahil untuk melakukan dosa karena, seperti halnya memiliki Tuhan yang baru, Anda juga memiliki kasih yang baru.

Paulus berbicara tentang satu aspek pernikahan untuk mengilustrasikan hal ini. Seorang wanita dilepaskan dari hukum pernikahan ketika suaminya meninggal. Kematian melepaskan kita dari hukum (7:1–6).

Demikian pula, kita sebagai orang Kristen telah mati terhadap hukum. Kasih yang lama kita adalah hukum Taurat tetapi sebagai orang Kristen, 'kita tidak lagi terikat pada hukum Taurat' (Ay.6). Anda sekarang dapat terikat pada kasih baru Anda, Yesus, sama seperti seorang wanita yang suaminya sudah meninggal maka dia bebas menikah dengan cinta yang baru (Ay.4).

Sekarang Anda hidup di bawah kasih karunia daripada di bawah hukum Taurat, Anda memiliki Roh yang hidup, yang memenuhi Anda dengan keinginan dan kemampuan untuk melakukan apa yang benar. Terhubung dengan kasih baru Anda, Yesus, bahwa ‘kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat’ (Ay.6). Namun, seperti yang akan kita lihat besok, Paulus realistis tentang pertempuran yang sedang berlangsung dan yang kita hadapi dengan dosa.

Doa

Tuhan, terima kasih bahwa pelayanan-Mu adalah kebebasan yang sempurna. Hari ini aku menawarkan seluruh hidupku sebagai hamba kebenaran (6:19). Aku ingin melayani Engkau, Tuhan dan cintaku, di dalam jalan Roh.

Perjanjian Lama

Hosea 3:1–5:15

Diterima kembali, tetapi dianggap sepi

3Berfirmanlah Tuhan kepadaku: “Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti Tuhan juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis.” 2 Lalu aku membeli dia bagiku dengan bayaran lima belas syikal perak dan satu setengah homer jelai. 3 Aku berkata kepadanya: “Lama engkau harus diam padaku dengan tidak bersundal dan dengan tidak menjadi kepunyaan seorang laki-laki; juga aku ini tidak akan bersetubuh dengan engkau.” 4 Sebab lama orang Israel akan diam dengan tidak ada raja, tiada pemimpin, tiada korban, tiada tugu berhala dan tiada efod dan terafim. 5 Sesudah itu orang Israel akan berbalik dan akan mencari Tuhan, Allah mereka, dan Daud, raja mereka. Mereka akan datang dengan gementar kepada Tuhan dan kepada kebaikan-Nya pada hari-hari yang terakhir.

Menentang imam dan bangsa yang tidak setia

4Dengarlah firman Tuhan, hai orang Israel,
sebab Tuhan mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini,
  sebab tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih,
dan tidak ada pengenalan akan Allah di negeri ini.
2 Hanya mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri,
  berzinah, melakukan kekerasan dan penumpahan darah menyusul penumpahan darah.
3 Sebab itu negeri ini akan berkabung,
  dan seluruh penduduknya akan merana;
juga binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara,
  bahkan ikan-ikan di laut akan mati lenyap.

4 Hanya janganlah ada orang mengadu,
  dan janganlah ada orang menegor,
  sebab terhadap engkaulah pengaduan-Ku itu, hai imam!
5 Engkau akan tergelincir jatuh pada siang hari,
  juga nabi akan tergelincir jatuh bersama-sama engkau pada malam hari;
  dan Aku akan membinasakan ibumu.
6 Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah;
  karena engkaulah yang menolak pengenalan itu
maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku;
  dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu,
maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.

7 Makin bertambah banyak mereka, makin berdosa mereka kepada-Ku,
  kemuliaan mereka akan Kutukar dengan kehinaan.
8 Mereka mendapat rezeki dari dosa umat-Ku
  dan mengharapkan umat-Ku itu berbuat salah.
9 Maka seperti nasib rakyat demikianlah nasib imam:
  Aku akan menghukum dia karena tindakan-tindakannya
  dan Aku akan membalaskan perbuatan-perbuatannya kepadanya.
10 Mereka akan makan, tetapi tidak menjadi kenyang,
  mereka akan bersundal, tetapi tidak menjadi banyak,
  sebab mereka telah meninggalkan Tuhan untuk berpegang kepada sundal.

11 Anggur dan air anggur
  menghilangkan daya pikir.
12 Umat-Ku bertanya kepada pohonnya,
  dan tongkatnya akan memberitahu kepadanya,
sebab roh perzinahan menyesatkan mereka,
  dan mereka berzinah meninggalkan Allah mereka.
13 Mereka mempersembahkan korban di puncak gunung-gunung
dan membakar korban di atas bukit-bukit,
  di bawah pohon besar dan pohon hawar dan pohon rimbun,
sebab naungannya baik.
  Itulah sebabnya anak-anakmu perempuan berzinah
dan menantu-menantumu perempuan bersundal.
14 Aku tidak akan menghukum anak-anak perempuanmu
  sekalipun mereka berzinah,
atau menantu-menantumu perempuan,
  sekalipun mereka bersundal;
sebab mereka sendiri mengasingkan diri bersama-sama dengan perempuan-perempuan sundal
  dan mempersembahkan korban bersama-sama dengan sundal-sundal bakti,
dan umat yang tidak berpengertian akan runtuh.

15 Jika engkau ini berzinah, hai Israel,
  janganlah Yehuda turut bersalah!
Janganlah pergi ke Gilgal,
  dan janganlah naik ke Bet-Awen,
  dan janganlah bersumpah: “Demi Tuhan yang hidup!”
16 Sebab Israel degil seperti lembu yang degil,
  masakan sekarang Tuhan menggembalakan mereka,
  seperti domba di tanah lapang?
17 Efraim bersekutu dengan berhala-berhala,
  biarkanlah dia!
18 Persepakatan para pemabuk! mereka menyerahkan diri
  habis-habisan kepada persundalan;
mereka lebih mencintai kehinaan dari pada kemasyhuran
  mereka.
19 Angin melingkupi mereka dalam sayap-sayapnya,
dan mereka akan mendapat malu karena korban-korban mereka.

Ancaman terhadap Israel serta pemimpin-pemimpinnya

5Dengarlah ini, hai para imam, perhatikanlah, hai kaum Israel,
  dan pasanglah telinga, hai keluarga raja!
Sebab mengenai kamulah penghukuman itu,
  karena kamu telah menjadi perangkap bagi Mizpa,
  dan jaring yang dikembangkan di atas gunung Tabor,
2 dan lobang yang dikeruk di lembah Sitim,
  maka Aku ini akan menghajar mereka sekalian.

3 Aku ini mengenal Efraim,
  dan Israel tidaklah tersembunyi bagi-Ku,
sebab engkau telah berzinah, hai Efraim;
  dan Israel telah menajiskan diri.
4 Perbuatan-perbuatan mereka tidak mengizinkan
  mereka berbalik kepada Allah mereka,
sebab roh perzinahan ada di antara mereka,
  dan mereka tidak mengenal Tuhan.
5 Kecongkakan Israel menjadi saksi terhadap dirinya sendiri;
  Efraim akan tergelincir jatuh oleh kesalahannya sendiri,
  dan bersama-sama mereka juga Yehuda.
6 Dengan korban kambing domba dan lembu sapinya mereka akan pergi
  untuk mencari Tuhan, tetapi tidak akan menjumpai Dia;
  Ia telah menarik diri dari mereka.
7 Mereka telah berkhianat terhadap Tuhan,
  sebab mereka telah memperanakkan anak-anak yang tidak sah;
  sekarang pembinasa akan memakan habis mereka dan ladang mereka.

Israel mencari pertolongan di mana-mana tetapi sia-sia

8 Tiuplah sangkakala di Gibea,
  dan nafiri di Rama.
Berteriaklah di Bet-Awen,
  gemetarlah, hai Benyamin!
9 Efraim akan menjadi tandus,
  pada hari penghukuman;
mengenai suku-suku Israel
  Aku memberitahu apa yang pasti.
10 Para pemuka Yehuda adalah
  seperti orang-orang yang menggeser batas;
ke atas mereka akan Kucurahkan
  gemas-Ku seperti air.
11 Efraim tertindas, diremukkan oleh hukuman,
  sebab ia berkeras untuk berjalan mengikuti kesia-siaan.
12 Sebab itu Aku ini akan seperti ngengat bagi Efraim
  dan seperti belatung bagi kaum Yehuda.
13 Ketika Efraim melihat penyakitnya,
  dan Yehuda melihat bisulnya,
maka pergilah Efraim ke Asyur
  dan mengutus orang kepada Raja ‘Agung’.
Tetapi ia pun tidak dapat menyembuhkan kamu
  dan tidak dapat melenyapkan bisul itu dari padamu.
14 Sebab Aku ini seperti singa bagi Efraim,
  dan seperti singa muda bagi kaum Yehuda.
Aku, Aku ini akan menerkam, lalu pergi,
  Aku akan membawa lari dan tidak ada yang melepaskan.

Pertobatan yang pura-pura dari pihak orang Israel

15 Aku akan pergi pulang ke tempat-Ku,
  sampai mereka mengaku bersalah dan mencari wajah-Ku.
Dalam kesesakannya mereka akan merindukan Aku:

Komentar

Carilah kebebasan Tuhan

Beberapa orang menganggap 'dosa' sebagai konsep yang sulit, tetapi 'mencintai sesuatu yang terlalu banyak' (penyembahan berhala) adalah sesuatu yang kebanyakan dari apa yang kita dapat pahami. Cinta kita yang tertinggi adalah apa yang kita layani dan sembah.

Bagian Perjanjian Lama ini memberikan ilustrasi tentang prinsip yang Paulus utarakan dalam kitab Roma, bahwa mereka yang berdosa adalah budak dosa dan akhirnya dengan hidup mereka yang terperangkap dalam labirin.

Tuhan mengasihi umat-Nya (3:1). Nabi Hosea dipanggil untuk memberikan bantuan visual ini dengan cintanya kepada istrinya terlepas dari kenyataan bahwa ia telah melakukan perzinahan (Ay.1): 'Cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti Tuhan juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada ilah-ilah lain dan menyukai kue kismis’ (Ay.1 ).

Hosea mengucapkan firman Tuhan, 'Tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih, dan tidak ada pengenalan akan Tuhan di negeri ini. Hanya mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri dan berzinah' (4:1–2). Orang-orang bersalah karena perzinahan dan prostitusi (Ay.13b, 15; 5:3). Ini adalah deskripsi yang cukup akurat dari banyak masyarakat saat ini.

Para pemimpin tidak memberi contoh yang baik: 'Makin bertambah banyak mereka, makin berdosa mereka kepada-Ku, kemuliaan mereka akan kutukar dengan kehinaan. Mereka mendapat rezeki dari dosa umat-Ku dan mengharapkan umat-Ku itu berbuat salah. Maka seperti nasib rakyat demikianlah nasib imam’ (4:7-9).

Alih-alih menemukan kebebasan melalui dosa mereka, mereka tidak puas dan diperbudak sebagai akibat dari dosa mereka: 'Mereka akan makan, tetapi tidak menjadi kenyang, mereka akan bersundal, tetapi tidak menjadi banyak... Anggur dan airnya menghilangkan daya pikir... sebuah roh perzinahan menyesatkan mereka dan mereka berzinah meninggalkan Tuhan mereka’ (Ay.10–12 ). Mereka 'bersekutu dengan berhala-berhala... mereka menyerahkan diri habis-habisan kepada persundalan’ (Ay.17–18 ).

Mereka mendapati diri mereka tidak dapat kembali kepada Tuhan: 'Perbuatan-perbuatan mereka tidak mengizinkan mereka berbalik kepada Tuhan’ (5:4a). Perzinahan dan prostitusi merajalela di antara orang-orang (14:13b, 15; 5:3). Seolah-olah mereka telah berada di bawah kuasa iblis: 'sebab roh perzinahan ada diantara mereka, dan mereka tidak mengenal Tuhan’ (Ay.4b). Ia telah menarik diri dari mereka (Ay.6).

Tetapi panggilan Tuhan adalah supaya orang-orang kembali kepada-Nya. Jalan kembali adalah mengakui kesalahan mereka dan mencari wajah Tuhan: 'Dalam kesesakannya mereka akan merindukan Aku’ (Ay.15b).

'Bagaimana kita mencari Tuhan?' Tulis Joyce Meyer. 'Satu cara adalah memikirkan tentang Dia dan mempertimbangkan apa yang penting bagi-Nya dan apa yang dikatakan-Nya tentang situasi tertentu. Ketika kita mencari Dia, kita mencari tahu lebih banyak lagi tentang jawaban-Nya terhadap masalah kita. Kita juga menemukan sukacita, kedamaian, kasih, kebijaksanaan, dan segala hal lain yang kita butuhkan dalam hidup kita. Ijinkan saya mendukung Anda untuk mencari Dia di setiap sisi kehidupan Anda hari ini.'

Doa

Tuhan, aku mencari Engkau hari ini. Aku membawa semua masalah yang saya hadapi... Tolong tunjukkan apa yang Engkau ingin aku lakukan. Berikan aku kebijaksanaan. Bantu aku hari ini untuk menemukan kebebasan sempurna dalam melayani Engkau dengan sepenuh hati.

Pippa menambahkan

Roma 6:23b

‘… tetapi karunia Tuhan ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita’

Saya membeli hadiah untuk orang yang agak menegangkan. Saya sering merasa tidak enak karena kebaikan, kemurahan hati, dan perhatian orang lain ketika saya diberikan hadiah. Karunia Allah bagi kita bahkan lebih menakjubkan yaitu – Kehidupan Kekal! Karunia ini tidak akan pernah menjadi tua, usang atau terlupakan. Melainkan suatu hadiah yang paling berharga dari semuanya. Dibutuhkan pengorbanan besar dalam mendapatkannya; dan itu akan bertahan selamanya serta menjadi sempurna dalam segala hal.

reader

App

Download The Bible with Nicky and Pippa Gumbel app for iOS or Android devices and read along each day.

reader

Website

Start reading today’s devotion right here on the BiOY website.

Read now

Referensi

Nicky Gumbel, Questions of Life (Hodder & Stoughton, 2018) p.47.

Joyce Meyer, The Everyday Life Bible (Faithwords, 2018) p.1368.

Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. ‘NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790.

Scripture marked (MSG) taken from The Message. Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002. Used by permission of NavPress Publishing Group.

The One Year® is a registered trademark of Tyndale House Publishers used by permission