Hari 211

Empat Pengorbanan Yang Menyenangkan Allah

Kebijaksanaan Mazmur 89:31–38
Perjanjian Baru Roma 11:33–12:21
Perjanjian Lama 1 Tawarikh 6:1–81

pengantar

Melihat kembali kehidupan saya, bahwa saya sekarang menyadari berapa banyak pengorbanan yang dilakukan orang tua saya karena cinta untuk saudara perempuan saya dan saya. Saya berharap saya menghargai itu lebih banyak pada saat itu. Orang tua saya berasal dari generasi yang sangat akrab dengan gagasan pengorbanan. Banyak kaum pada zaman mereka telah mengorbankan hidup mereka untuk sesama manusia dan untuk negara mereka. Seluruh gagasan membuat pengorbanan, besar atau kecil, tampak lebih asing bagi generasi kita.

Sebagian besar referensi alkitab tentang 'pengorbanan' ada dalam Perjanjian Lama. Renungan ini menggambarkan pengorbanan kematian Yesus bagi kita di kayu salib. Dalam Perjanjian Baru, hampir semua referensi adalah tentang pengorbanan Yesus. Kematian Yesus sebagai satu korban yang sempurna dan lengkap yang memenuhi semua persiapan dan nubuatan dalam Perjanjian Lama. Kita tidak perlu berkorban untuk dosa-dosa kita. Namun, Perjanjian Baru memberi tahu kita bahwa ada empat pengorbanan yang dapat Anda lakukan yang menyenangkan Allah.

Kebijaksanaan

Mazmur 89:31–38

31 Jika anak-anaknya meninggalkan Taurat-Ku
  dan mereka tidak hidup menurut hukum-Ku,
32 jika ketetapan-Ku mereka langgar
  dan tidak berpegang pada perintah-perintah-Ku,
33 maka Aku akan membalas pelanggaran mereka dengan gada,
  dan kesalahan mereka dengan pukulan-pukulan.
34 Tetapi kasih setia-Ku tidak akan Kujauhkan dari padanya
  dan Aku tidak akan berlaku curang dalam hal kesetiaan-Ku.
35 Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku,
  dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah.
36 Sekali Aku bersumpah demi kekudusan-Ku,
  tentulah Aku tidak akan berbohong kepada Daud:
37 Anak cucunya akan ada untuk selama-lamanya,
  dan takhtanya seperti matahari di depan mata-Ku,
38 seperti bulan yang ada selama-lamanya,
  suatu saksi yang setia di awan-awan.”                         Sela

Komentar

Berterima kasih pada Allah atas Pengorbanan Yesus

Allah itu kudus (Ay.36) dan penuh kasih. Allah mengasihi Daud. Dia berkata, 'Tetapi kasih setia-Ku tidak akan Kujauhkan dari padanya’ (Ay.34).

Allah, dalam kasih-Nya, membuat perjanjian dengan Daud dan umat-Nya. Itu adalah perjanjian anugerah, tetapi membutuhkan tanggapan kepatuhan terhadap hukum. Tetapi apa yang akan terjadi jika mereka tidak mematuhi hukum? Jika itu terjadi - 'Jika anak-anaknya meninggalkan Taurat-Ku dan mereka tidak hidup menurut hukum-Ku, jika ketetapan-Ku mereka langgar dan tidak berpegang pada perintah-perintah-Ku’ (Ay.31-32) - maka Aku akan membalas pelanggaran mereka dengan gada, dan kesalahan mereka dengan pukulan-pukulan (Ay.33).

Perjanjian Baru memberi tahu kita bahwa Allah datang dalam pribadi Anak-Nya, Yesus Kristus, untuk mengambil hukuman itu dengan mempersembahkan diri-Nya sebagai korban untuk dosa. Melalui pengorbanan itu, kasih dan kekudusan Allah sepenuhnya dinyatakan dan dipuaskan sehingga Anda tidak perlu berkorban lebih jauh lagi untuk dosa.

Doa

Terima kasih, Tuhan, begitu banyak pengorbanan Yesus di kayu salib bagiku. Terima kasih bahwa tidak diperlukan pengorbanan lebih lanjut untuk dosa-dosaku .

Perjanjian Baru

Roma 11:33–12:21

33 O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
34 Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan?
  Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?
35 Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya,
  sehingga Ia harus menggantikannya?
36 Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Persembahan yang benar

12Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

3 Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. 4 Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, 5 demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. 6 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. 7 Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; 8 jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.

Nasihat untuk hidup dalam kasih

9 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. 10 Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. 11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. 12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! 13 Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan! 14 Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk! 15 Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! 16 Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai! 17 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! 18 Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! 19 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. 20 Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. 21 Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!

Komentar

Berikan pengorbanan yang menyenangkan Allah

Dalam renungan ini, kita dapat melihat empat pengorbanan yang dapat Anda lakukan sebagai tanggapan terhadap pengorbanan Yesus bagi Anda:

1. Pengorbanan ucapan bibirmu
Penulis Ibrani mengatakan, 'Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya... sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah’ (Ibrani 13:15-16).

Pembahasan yang dominan dari sebelas pasal pertama dari kitab Roma adalah tentang pengorbanan Yesus bagi kita. Paulus, setelah menuliskan semua yang telah dilakukan Allah bagi kita, menanggapi dengan pengorbanan pujian (Roma 11: 33–36).

2. Pengorbanan hidupmu
Paulus melanjutkan, 'Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati’ (12:1).

Allah ingin Anda memberikan seluruh hidup Anda - waktu, ambisi, harta, telinga, mulut, dan seksualitas Anda - juga pikiran, emosi, dan sikap Anda. Deskripsi Paulus tentang korban yang hidup juga mengingatkan kita bahwa Anda harus terus memberikan hidup Anda sebagai korban kepada Allah.

Sebagaimana Eugene Peterson menerjemahkannya dalam The Message, 'Ambilah setiap hari, kehidupan biasa – dalam tidurmu, makan, pergi bekerja, dan hidup berkeliling - dan tempatkan di hadapan Allah sebagai persembahan' (Ay.1, MSG).

Di zaman Perjanjian Lama, 'pengorbanan hidup' akan menjadi pertentangan. Inti dari pengorbanan itu adalah bahwa ada seseorang yang terbunuh. Jago Wynne menulis, 'Kegiatan ibadah kami tidak lagi membawa pengorbanan, tetapi menjadi diri sendiri. Kami tetap hidup. Hal itu adalah kita semua yang dikorbankan. Ibadah adalah tentang apa yang aku katakan dengan lidahku. Dan tentang apa yang aku lihat ... apa yang aku pikirkan ... di mana aku pergi dengan kakiku. "

3. Pengorbanan ‘hartamu
Memberi dengan kemurahan hati adalah pengorbanan Perjanjian Baru lainnya. Paulus mendorong pengorbanan kemurahan hati dalam menyumbang kebutuhan orang lain (Ay.8). ‘Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!’ (Ay.13). Ini adalah pengorbanan lain yang penulis Ibrani katakan dapat menyenangkan Allah: ‘untuk berbagi dengan orang lain’ (Ibrani 13:16).

Kita bahkan memberi dengan kemurahan hati kepada musuh kita: ‘Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian Anda menumpukkan bara api di atas kepalanya’ (Roma 12:20).

4. Pengorbanan cintamu
Dalam renungan ini, Paulus memberikan banyak contoh pengorbanan pelayanan penuh kasih (Ay.9-21).

Penulis Ibrani mengatakan, 'Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah’ (Ibrani 13:16).

'Melakukan yang baik' berarti menyerahkan hal-hal yang tidak baik. ‘Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna’ (Roma 12:2, J.B. Phillips). Meskipun Allah hanya meminta kita untuk melepaskan hal-hal buruk dalam hidup kita, itu bisa terasa sukar untuk dilakukan karena hal-hal buruk itu malah sangat menarik. Pertobatan adalah kata yang sangat positif, tetapi pada saat itu mungkin akan tampak sebagai pengorbanan.

Pengorbanan kasih berarti membiarkan Allah mengubah kita melalui perubahan yang lengkap. Kasih kita harus tulus (Ay.9). Kata Yunani untuk 'tulus' berarti 'tanpa kemunafikan' atau secara harfiah 'tanpa bertindak' atau 'tanpa topeng'.

Seringkali hubungan di dunia cukup dangkal. Kita semua memasang muka atau topeng untuk melindungi diri kita sendiri. Ketika kita melihat pemerintah melakukan ini, kita menyebutnya ‘berbelit-belit’. Ketika kita melakukannya sendiri, kita menyebutnya ‘pencitraan’; yang berarti kita menonjolkan sesuatu. Dan hasilnya bahwa kita mengatakan, 'Aku tidak begitu menyukai apa yang ada di dalam diriku, jadi aku akan berpura-pura bahwa aku adalah orang yang berbeda.'

Jika orang lain melakukan hal yang sama maka ada dua pertemuan 'muka' atau 'topeng'. Hasil yang menyedihkan adalah bahwa dua orang tersebut tidak pernah benar-benar bertemu. Ini adalah kebalikan dari 'kasih yang tulus'. Kasih yang tulus berarti melepas topeng Anda dan berani mengungkapkan siapa Anda. Ketika Anda tahu bahwa Allah mengasihi Anda apa adanya, Anda dibebaskan untuk melepaskan topeng Anda.

Hal ini berarti bahwa ada keseriusan dan kemurnian yang benar-benar baru dalam hubungan Anda. Daripada mencoba membuat orang terkesan dengan topeng kami, karena kami mengungkapkan siapa kami sebenarnya dengan semua kekurangan kami, karena kami terhubung melalui kerentanan kami.

Paulus mendorong orang Kristen untuk hidup rukun dengan satu sama lain dan bermurah hati (Ay.13), ramah (Ay.13), mengampuni (Ay.14), berempati (Ay.15) dan hidup dalam damai dengan semua orang (Ay.18). Ini adalah gambaran yang luar biasa tentang keluarga Kristen di mana Allah memanggil kita, memberi kita suasana kasih, sukacita, kesabaran, kesetiaan, kemurahan hati, keramahan, berkat, sukacita, keharmonisan, kerendahan hati dan kedamaian; di mana kebaikan tidak diatasi dengan kejahatan, tetapi kejahatan diatasi dengan kebaikan (Ay.9-21).

Doa

Tuhan, hari ini aku memberikan tubuhku sebagai korban yang hidup. Silahkan Engkau memakaiku. Aku menyerahkan kembali semua yang aku miliki kepada Engkau - kehidupan, waktu, uang, ambisi, rencana, harapan, dan keinginanku. Tunjukkanlah kehendak-Mu yang baik, menyenangkan, dan sempurna’ (Ay.2).

Perjanjian Lama

1 Tawarikh 6:1–81

Suku Lewi

6Anak-anak Lewi ialah Gerson, Kehat dan Merari. 2 Anak-anak Kehat ialah Amram, Yizhar, Hebron dan Uziel. 3 Anak-anak Amram ialah Harun, Musa dan Miryam. Anak-anak Harun ialah Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.

4 Eleazar memperanakkan Pinehas; Pinehas memperanakkan Abisua; 5 Abisua memperanakkan Buki; Buki memperanakkan Uzi; 6 Uzi memperanakkan Zerahya; Zerahya memperanakkan Merayot; 7 Merayot memperanakkan Amarya; Amarya memperanakkan Ahitub; 8 Ahitub memperanakkan Zadok; Zadok memperanakkan Ahimaas; 9 Ahimaas memperanakkan Azarya; Azarya memperanakkan Yohanan; 10 Yohanan memperanakkan Azarya; dialah yang memegang jabatan imam di Bait Suci yang didirikan Salomo di Yerusalem. 11 Azarya memperanakkan Amarya; Amarya memperanakkan Ahitub; 12 Ahitub memperanakkan Zadok; Zadok memperanakkan Salum; 13 Salum memperanakkan Hilkia; Hilkia memperanakkan Azarya; 14 Azarya memperanakkan Seraya; Seraya memperanakkan Yozadak; 15 Yozadak turut diangkut ketika Tuhan membiarkan orang Yehuda dan Yerusalem diangkut ke dalam pembuangan oleh Nebukadnezar.

16 Anak-anak Lewi ialah Gerson, Kehat dan Merari. 17 Inilah nama anak-anak Gerson: Libni dan Simei. 18 Anak-anak Kehat ialah Amram, Yizhar, Hebron dan Uziel. 19 Anak-anak Merari ialah Mahli dan Musi.

Inilah kaum-kaum suku Lewi dalam puak-puak mereka: 20 dari pada Gerson ialah Libni, anaknya, dan anak orang ini ialah Yahat, dan anak orang ini ialah Zima, 21 dan anak orang ini ialah Yoah, dan anak orang ini ialah Ido, dan anak orang ini ialah Zerah, dan anak orang ini ialah Yeatrai.

22 Keturunan Kehat ialah Aminadab, anaknya, dan anak orang ini ialah Korah, dan anak orang ini ialah Asir, 23 dan anak orang ini ialah Elkana, dan anak orang ini ialah Ebyasaf, dan anak orang ini ialah Asir, 24 dan anak orang ini ialah Tahat, dan anak orang ini ialah Uriel, dan anak orang ini ialah Uzia, dan anak orang ini ialah Saul. 25 Anak-anak Elkana ialah Amasai dan Ahimot, 26 dan anak orang ini ialah Elkana, dan anak orang ini ialah Zofai, dan anak orang ini ialah Nahat, 27 dan anak orang ini ialah Eliab, dan anak orang ini ialah Yeroham, dan anak orang ini ialah Elkana. 28 Anak-anak Samuel ialah Yoël, anak sulung dan anak yang kedua ialah Abia. 29 Keturunan Merari ialah Mahli, dan anak orang ini ialah Libni, anak orang ini ialah Simei, dan anak orang ini ialah Uza, 30 dan anak orang ini ialah Simea, dan anak orang ini ialah Hagia, dan anak orang ini ialah Asaya.

Penyanyi-penyanyi di rumah Tuhan

31 Inilah orang-orang yang ditugaskan oleh Daud memimpin nyanyian di rumah Tuhan sejak tabut itu mendapat tempat perhentian. 32 Di hadapan Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan, mereka melayani sebagai penyanyi sampai Salomo mendirikan rumah Tuhan di Yerusalem. Mereka melakukan tugas jabatannya sesuai dengan peraturannya. 33 Inilah orang-orang yang memegang tugas itu dengan anak-anak mereka: dari bani Kehat ialah Heman, penyanyi itu, anak Yoël bin Samuel 34 bin Elkana bin Yeroham bin Eliel bin Toah 35 bin Zuf bin Elkana bin Mahat bin Amasai 36 bin Elkana bin Yoël bin Azaria bin Zefanya 37 bin Tahat bin Asir bin Ebyasaf bin Korah 38 bin Yizhar bin Kehat bin Lewi bin Israel.

39 Kemudian di sebelah kanannya berdiri Asaf, saudara sesukunya, yaitu Asaf bin Berekhya bin Simea 40 bin Mikhael bin Baaseya bin Malkia 41 bin Etai bin Zerah bin Adaya 42 bin Etan bin Zima bin Simei 43 bin Yahat bin Gerson bin Lewi.

44 Di sebelah kiri berdiri dari bani Merari, saudara-saudara sesuku mereka, Etan bin Kisi bin Abdi bin Malukh 45 bin Hasabya bin Amazia bin Hilkia 46 bin Amzi bin Bani bin Semer 47 bin Mahli bin Musi bin Merari bin Lewi.

Keturunan Harun

48 Saudara-saudara sesuku mereka, orang-orang Lewi yang lain, diserahkan melakukan segala pekerjaan di Kemah Suci, rumah Allah. 49 Tetapi Harun dan anak-anaknya berkewajiban membakar korban di atas mezbah korban bakaran dan di atas mezbah pembakaran ukupan, dan melakukan segala pekerjaan di tempat maha kudus serta mengadakan pendamaian bagi orang Israel, tepat seperti yang diperintahkan Musa, hamba Allah itu. 50 Inilah keturunan Harun: Eleazar, anaknya, dan anak orang ini ialah Pinehas, dan anak orang ini ialah Abisua, 51 dan anak orang ini ialah Buki, dan anak orang ini ialah Uzi, dan anak orang ini ialah Zerahya 52 dan anak orang ini ialah Merayot, dan anak orang ini ialah Amarya, dan anak orang ini ialah Ahitub, 53 dan anak orang ini ialah Zadok, dan anak orang ini ialah Ahimaas.

Kota-kota orang Lewi

(Yos. 21:1-42)
54 Inilah tempat-tempat kediaman mereka menurut tempat-tempat perkemahan mereka di daerah mereka: kepada keturunan Harun yang termasuk kaum orang Kehat – karena bagi merekalah undian yang pertama – 55 kepada mereka diberikan Hebron di tanah Yehuda dengan tanah-tanah penggembalaan di sekelilingnya, 56 tetapi tanah ladang kota tadi dengan desa-desanya telah diberikan kepada Kaleb bin Yefune. 57 Kepada keturunan Harun diberikan Hebron kota perlindungan itu, kemudian Libna dengan tanah-tanah penggembalaannya, dan Yatir, lalu Estemoa dengan tanah-tanah penggembalaannya; 58 Hilen dengan tanah-tanah penggembalaannya, Debir dengan tanah-tanah penggembalaannya; 59 Asan dengan tanah-tanah penggembalaannya, dan Bet-Semes dengan tanah-tanah penggembalaannya; 60 dan dari suku Benyamin: Geba dengan tanah-tanah penggembalaannya, Alemet dengan tanah-tanah penggembalaannya dan Anatot dengan tanah-tanah penggembalaannya. Seluruhnya kota-kota mereka ada tiga belas yang dibagikan di antara kaum-kaum mereka. 61 Dan keturunan Kehat yang selebihnya mendapat dengan undian sepuluh kota dari kaum suku itu, yakni dari suku Manasye yang setengah itu.

62 Kepada keturunan Gerson menurut kaum-kaum mereka diberikan tiga belas kota dari suku Isakhar, dari suku Asyer, dari suku Naftali dan dari suku Manasye yang di Basan. 63 Kepada keturunan Merari menurut kaum-kaum mereka diberikan dengan diundi dua belas kota dari suku Ruben, dari suku Gad dan dari suku Zebulon.

64 Jadi orang Israel memberikan kepada orang Lewi kota-kota itu dengan tanah-tanah penggembalaannya. 65 Mereka memberikan juga dengan diundi kota-kota tadi, yang mereka sebutkan nama-namanya, dari suku bani Yehuda, dari suku bani Simeon dan dari suku bani Benyamin.

66 Kaum-kaum yang lain dari keturunan Kehat mendapat kota-kota dari suku Efraim sebagai daerah mereka. 67 Kepada mereka diberikan Sikhem, kota perlindungan itu, dengan tanah-tanah penggembalaannya, di pegunungan Efraim, lalu Gezer dengan tanah-tanah penggembalaannya, 68 Yokmeam dengan tanah-tanah penggembalaannya, Bet-Horon dengan tanah-tanah penggembalaannya, 69 Ayalon dengan tanah-tanah penggembalaannya dan Gat-Rimon dengan tanah-tanah penggembalaannya. 70 Dan dari suku Manasye yang setengah itu: Aner dengan tanah-tanah penggembalaannya dan Bileam dengan tanah-tanah penggembalaannya. Jadi kota-kota itu diberikan kepada kaum-kaum yang selebihnya dari keturunan Kehat.

71 Keturunan Gerson mendapat dari kaum suku Manasye yang setengah itu; Golan yang di Basan dengan tanah-tanah penggembalaannya, lalu Asytarot dengan tanah-tanah penggembalaannya; 72 dari suku Isakhar: Kedesh dengan tanah-tanah penggembalaannya; Daberat dengan tanah-tanah penggembalaannya, 73 Ramot dengan tanah-tanah penggembalaannya dan Anem dengan tanah-tanah penggembalaannya; 74 dari suku Asyer: Masal dengan tanah-tanah penggembalaannya, Abdon dengan tanah-tanah penggembalaannya, 75 Hukok dengan tanah-tanah penggembalaannya dan Rehob dengan tanah-tanah penggembalaannya; 76 dari suku Naftali: Kedesh yang di Galilea dengan tanah-tanah penggembalaannya, Hamon dengan tanah-tanah penggembalaannya dan Kiryataim dengan tanah-tanah penggembalaannya. 77 Keturunan Merari yang selebihnya mendapat dari suku Zebulon: Rimono dengan tanah-tanah penggembalaannya dan Tabor dengan tanah-tanah penggembalaannya; 78 dan di seberang sungai Yordan dekat Yerikho, di sebelah timur sungai Yordan, diberikan dari suku Ruben: Bezer yang di padang gurun dengan tanah-tanah penggembalaannya, Yahas dengan tanah-tanah penggembalaannya, 79 Kedemot dengan tanah-tanah penggembalaannya dan Mefaat dengan tanah-tanah penggembalaannya; 80 dan dari suku Gad: Ramot di Gilead dengan tanah-tanah penggembalaannya, Mahanaim dengan tanah-tanah penggembalaannya, 81 Hesybon dengan tanah-tanah penggembalaannya dan Yaezer dengan tanah-tanah penggembalaannya.

Komentar

Memahami pengorbanan dalam Perjanjian Lama

Dalam Perjanjian Lama, para imam adalah perantara antara Allah dan orang-orang. 'Tetapi Harun dan anak-anaknya berkewajiban membakar korban di atas mezbah... serta mengadakan pendamaian bagi orang Israel’ (Ay.49).

Imamat adalah jabatab turun temurun. Para imam adalah keturunan Lewi. Penulis sejarah mencatat daftar 'anak-anak Lewi' (Ay.1,16,46). Kita melihat bahwa semua orang yang melayani di tabernakel (kemudian menjadi bait suci) dianggap sebagai 'keturunan Lewi' (Ay.1–30).

Penulis sejarah menekankan pentingnya bait suci. Bait suci adalah tempat ibadah di mana Roh Allah berdiam. Daud menempatkan beberapa orang Lewi yang bertanggung jawab atas pujian di rumah Allah - 'Inilah orang-orang yang ditugaskan oleh Daud memimpin nyanyian di rumah Allah... Di hadapan Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan, mereka melayani sebagai penyanyi sampai Salomo mendirikan rumah Allah di Yerusalem. Mereka melakukan tugas jabatannya sesuai dengan peraturannya’ (Ay.31-32).

Orang Lewi lainnya diminta untuk mempersembahkan korban di atas altar - ‘mengadakan penebusan dosa (Ay.49). Seperti yang telah kita lihat sebelumnya, definisi penebusan yang disederhanakan adalah ‘penebusan dosa’. Dengan kata lain, Allah menyediakan sarana hanya melalui Dia maka orang dapat menyatu dengan-Nya.

Ini adalah pola di seluruh Perjanjian Lama. Kebutuhan akan pengorbanan dan pembuatan penebusan merupakan pengorbanan Yesus yang terakhir, lengkap dan cukup. Renungan ini mengingatkan kita betapa menakjubkannya pengorbanan untuk dosa sehingga tidak lagi diperlukan karena satu korban Yesus yang sejati dan sempurna.

Doa

Terima kasih, Tuhan, semua yang kami butuhkan hari ini adalah tanggapan terhadap pengorbanan-Mu; untuk mempersembahkan korban pujian, tubuh kami, melakukan kebaikan dan berbagi dengan orang lain. Terima kasih, dengan pengorbanan seperti itu, kami dapat menyenangkan Engkau. Aku berdoa agar Engkau akan mencurahkan Roh-Mu pada pengorbanan kami.

Pippa menambahkan

Roma 12:21

'Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan’

Melakukan yang baik adalah cara paling ampuh untuk menghentikan penyebaran kejahatan.

reader

App

Download The Bible with Nicky and Pippa Gumbel app for iOS or Android devices and read along each day.

reader

Email

Subscribe now to receive The Bible with Nicky and Pippa Gumbel in your inbox each morning. You’ll get one email each day.

reader

Website

Start reading today’s devotion right here on the BiOY website.

Read now

Referensi

Jago Wynne, Working Without Wilting (IVP, 2009).

The New Testament in Modern English by J.B Phillips copyright © 1960, 1972 J. B. Phillips. Administered by The Archbishops’ Council of the Church of England. Used by Permission.

Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. ‘NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790.

Scripture quotations marked (AMP) taken from the Amplified® Bible, Copyright © 1954, 1958, 1962, 1964, 1965, 1987 by The Lockman Foundation. Used by permission. (www.Lockman.org)

Scripture marked (MSG) taken from The Message. Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002. Used by permission of NavPress Publishing Group.

The One Year® is a registered trademark of Tyndale House Publishers used by permission