Hari 240

Diurapi oleh Allah

Kebijaksanaan Mazmur 103:13–22
Perjanjian Baru 2 Korintus 1:12–22
Perjanjian Lama 2 Tawarikh 29:1–31:1

pengantar

Apakah Anda menyadari bahwa sekarang Anda 'diurapi' oleh Allah? 'Urapan' tidak hanya untuk para pemimpin atau pembicara Kristen saja. Ini adalah untuk kita semua. Tahukah Anda bahwa pengurapan ini memberi Anda kuasa atas dosa, cobaan dan kejahatan? Tahukah Anda bahwa pengurapan ini memberi Anda akses kepada Allah dalam doa dan penyembahan? Tahukah Anda bahwa pengurapan ini memungkinkan Anda untuk memberitakan pesan Allah kepada orang lain?

Semua ini dimungkinkan karena Tuhan telah memberi Anda Roh Kudus. Roh Kudus bukan hanya menjamin masa depan Anda; Dia bisa diumpamakan seperti ‘uang muka’. 'Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.' (2 Korintus 1:21-22).

Ketika Anda mengoper kontrak sebuah rumah, biasanya itu disertai dengan setoran, yang tidak hanya menjamin apa yang akan datang tetapi juga merupakan pembayaran awal di muka. Tuhan 'yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita' (Ay.22). Dengan memberikan Anda Roh Kudus, Allah telah memberikan Anda deposit sebelum waktu di mana Anda akan menerima itu secara penuh. Apa arti dari pengurapan Roh Kudus ini dalam prakteknya?

Kebijaksanaan

Mazmur 103:13–22

13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya,
  demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
14 Sebab Dia sendiri tahu apa kita,
  Dia ingat, bahwa kita ini debu.
15 Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput,
  seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga;
16 apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia,
  dan tempatnya tidak mengenalnya lagi.
17 Tetapi kasih setia Tuhan
  dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia,
  dan keadilan-Nya bagi anak cucu,
18 bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya
  dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya.
19 Tuhan sudah menegakkan takhta-Nya di sorga
  dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu.
20 Pujilah Tuhan, hai malaikat-malaikat-Nya,
  hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya
  dengan mendengarkan suara firman-Nya.
21 Pujilah Tuhan, hai segala tentara-Nya,
  hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya.
22 Pujilah Tuhan, hai segala buatan-Nya,
  di segala tempat kekuasaan-Nya!
  Pujilah Tuhan, hai jiwaku!

Komentar

Mengalami Kasih ‘Orang Tua’ Allah Untuk Anda

Saat anak-anak kami lahir, Pippa dan saya merasakan kasih yang luar biasa bagi mereka - yang berlanjut sampai hari ini. Ini merupakan naluri alami setiap orang tua. Kami merasakan cinta yang mendalam bagi anak-anak kami, yang tidak didasarkan pada tingkah laku atau prestasi, tetapi hanya pada ‘siapa’ mereka.

Seperti itulah bagaimana Tuhan mengasihi Anda - mungkin lebih dari itu. 'Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.' (Ay.13).

Pernahkah Anda merasakan kasih Tuhan untuk Anda? Tahukah Anda bahwa Tuhan mengasihi Anda lebih dari orang tua yang mengasihi anak mereka? Sudahkah Anda mengalami kasih ini dicurahkan ke dalam hati Anda oleh Roh Kudus? Tuhan ingin Anda mengalami kasih layaknya kasih orang tua sekarang dan ketahuilah bahwa hal itu akan berlanjut selamanya.

Daud tampaknya mendapatkan sekilas fakta bahwa ini bukan hanya untuk kehidupan ini:' Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu, bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya '(Ay.17–18).

Doa

‘Pujilah TUHAN, hai jiwaku!’ (Ay.22). Pujian bagi Engkau, Tuhan, atas belas kasih-Mu yang luar biasa bagiku, bahkan lebih daripada kasih sayang orang tua bagi anak mereka. Terima kasih bahwa Engkau telah mengurapiku dan menaruh Roh-Mu di dalam hatiku sehingga aku dapat mengalami kasih itu sekarang.

Perjanjian Baru

2 Korintus 1:12–22

Perubahan dalam rencana Paulus

12 Inilah yang kami megahkan, yaitu bahwa suara hati kami memberi kesaksian kepada kami, bahwa hidup kami di dunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah bukan oleh hikmat duniawi, tetapi oleh kekuatan kasih karunia Allah. 13 Sebab kami hanya menuliskan kepada kamu apa yang dapat kamu baca dan pahamkan. Dan aku harap, mudah-mudahan kamu akan memahaminya sepenuhnya, 14 seperti yang telah kamu pahamkan sebagiannya dari kami, yaitu bahwa pada hari Tuhan Yesus kamu akan bermegah atas kami seperti kami juga akan bermegah atas kamu.

15 Berdasarkan keyakinan ini aku pernah merencanakan untuk mengunjungi kamu dahulu, supaya kamu boleh menerima kasih karunia untuk kedua kalinya. 16 Kemudian aku mau meneruskan perjalananku ke Makedonia, lalu dari Makedonia kembali lagi kepada kamu, supaya kamu menolong aku dalam perjalananku ke Yudea. 17 Jadi, adakah aku bertindak serampangan dalam merencanakan hal ini? Atau adakah aku membuat rencanaku itu menurut keinginanku sendiri, sehingga padaku serentak terdapat “ya” dan “tidak”? 18 Demi Allah yang setia, janji kami kepada kamu bukanlah serentak “ya” dan “tidak”. 19 Karena Yesus Kristus, Anak Allah, yang telah kami beritakan di tengah-tengah kamu, yaitu olehku dan oleh Silwanus dan Timotius, bukanlah “ya” dan “tidak”, tetapi sebaliknya di dalam Dia hanya ada “ya”. 20 Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin” untuk memuliakan Allah. 21 Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, 22 memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

Komentar

Mengalami Janji Allah Saat Ini Juga

Apakah Anda menyadari bahwa semua janji Allah adalah untuk Anda? 'Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah' (Ay.20).

Dengan Roh Kudus, Tuhan yang telah ‘meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi,. memateraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.' (Ay.21-22).

Seperti yang telah dikatakan, 'Tuhan membuat janji; Iman mempercayainya, harapan mengantisipasinya, kesabaran menunggu untuknya.'

Seolah janji-janji Allah dalam Perjanjian Lama telah digarisbawahi dan diteguhkan kembali di dalam Yesus. Sebagaimana Paulus menjelaskannya, 'Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah' (Ay.20). Kita melihat ekspresi utama dari kasih Allah di salib, dan kita tahu pengalaman terakhir dari kasih Allah melalui Roh Kudus.

Apa yang disembunyikan dalam Perjanjian Lama terungkap dalam Perjanjian Baru. Di dalam Kristus, Anda akan menikmati kasih Allah yang kekal selamanya. Seperti yang dikatakan oleh Paulus, 'Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.' (Ay.21-22). Allah itu pasti adalah Allah yang sama yang mengurapi Paulus dan jemaat di Korintus.

Bukan hanya orang Kristen khusus tertentu yang diurapi. Kita tahu bahwa Allah mengurapi Yesus dari Nazaret dengan Roh Kudus dan kuasa (Kis. 10:38). Apa yang luar biasa adalah bahwa Roh yang sama yang mengurapi Yesus, telah mengurapi Anda. Anda 'diurapi' oleh Roh Kudus dan begitu juga saya. Roh Allah yang tinggal di dalam Anda sebagai ‘deposit' juga adalah orang yang memberi Anda 'urapan-Nya'. Untuk memahami betapa kaya dan indahnya janji ini, kita perlu memahami latar belakangnya - beberapa dari latar belakang tersebut akan kita lihat dalam bagian Perjanjian Lama kita hari ini.

Doa

Tuhan, terima kasih banyak bahwa semua janji Allah adalah 'Ya' di dalam Kristus (2 Korintus 1:20). Terima kasih bahwa Engkau telah mengurapi aku dengan 'materai tanda milik'-Mu (Ay.22) dan menempatkan Roh Anda di hatiku 'sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan.' (Ay.22).

Perjanjian Lama

2 Tawarikh 29:1–31:1

Raja Hizkia

(2 Raj. 18:1-3)
29Hizkia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh sembilan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Abia, anak Zakharia. 2 Ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan, tepat seperti yang dilakukan Daud, bapa leluhurnya.

Hizkia menguduskan kembali rumah Tuhan

3 Pada tahun pertama pemerintahannya, dalam bulan yang pertama, ia membuka pintu-pintu rumah Tuhan dan memperbaikinya. 4 Ia mendatangkan para imam dan orang-orang Lewi, dan mengumpulkan mereka di halaman sebelah timur. 5 Katanya kepada mereka: “Dengarlah, hai orang-orang Lewi! Sekarang kuduskanlah dirimu dan kuduskanlah rumah Tuhan, Allah nenek moyangmu! Keluarkanlah kecemaran dari tempat kudus! 6 Karena nenek moyang kita telah berubah setia. Mereka melakukan apa yang jahat di mata Tuhan, Allah kita, telah meninggalkan-Nya, mereka telah memalingkan muka dari kediaman Tuhan dan membelakangi-Nya. 7 Bahkan mereka menutup pintu-pintu balai rumah Tuhan dan memadamkan segala pelita. Mereka tidak membakar korban ukupan dan tidak mempersembahkan korban bakaran bagi Allah orang Israel di tempat kudus, 8 sehingga murka Tuhan menimpa Yehuda dan Yerusalem. Ia membuat mereka menjadi kengerian, kedahsyatan dan sasaran suitan seperti yang kamu lihat dengan matamu sendiri. 9 Karena hal itulah nenek moyang kita tewas oleh pedang, dan anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan kita beserta isteri-isteri kita menjadi tawanan. 10 Sekarang aku bermaksud mengikat perjanjian dengan Tuhan, Allah Israel, supaya murka-Nya yang menyala-nyala itu undur dari pada kita. 11 Anak-anakku, sekarang janganlah kamu lengah, karena kamu telah dipilih Tuhan untuk berdiri di hadapan-Nya untuk melayani Dia, untuk menyelenggarakan kebaktian dan membakar korban bagi-Nya.”

12 Lalu bangunlah orang-orang Lewi itu, yakni dari bani Kehat: Mahat bin Amasai dan Yoël bin Azaria, dari bani Merari: Kish bin Abdi dan Azaria bin Yehaleleel, dari orang Gerson: Yoah bin Zima dan Eden bin Yoah, 13 dari bani Elisafan: Simri dan Yeiel, dari bani Asaf: Zakharia dan Matanya, 14 dari bani Heman: Yehiel dan Simei, dan dari bani Yedutun: Semaya dan Uziel. 15 Mereka mengumpulkan saudara-saudaranya dan menguduskan dirinya. Kemudian mereka datang menurut perintah raja, sesuai dengan firman Tuhan, lalu mentahirkan rumah Tuhan. 16 Sesudah itu masuklah para imam ke bagian dalam rumah Tuhan untuk mentahirkannya. Semua yang najis, yang didapati mereka di dalam bait Tuhan, dibawa ke pelataran rumah Tuhan; orang-orang Lewi menerimanya untuk diangkut ke luar, ke lembah Kidron. 17 Pekerjaan menguduskan itu dimulai pada tanggal satu bulan yang pertama. Pada hari kedelapan bulan itu mereka sampai ke balai rumah Tuhan dan menguduskan seluruh rumah Tuhan dalam delapan hari. Mereka selesai pada hari keenam belas bulan pertama.

18 Lalu masuklah mereka menghadap raja Hizkia dan berkata: “Kami telah mentahirkan seluruh rumah Tuhan, juga mezbah korban bakaran dengan segala perkakasnya dan meja roti sajian dengan segala perkakasnya. 19 Dan segala perkakas, yang dibuang raja Ahas, ketika ia berubah setia pada masa pemerintahannya, telah kami sediakan dan kami kuduskan. Sekarang semuanya itu ada di depan mezbah Tuhan!”

20 Maka pagi-pagi raja Hizkia mengumpulkan pemimpin-pemimpin kota, dan pergi ke rumah Tuhan. 21 Mereka membawa tujuh ekor lembu jantan, tujuh ekor domba jantan, tujuh ekor domba muda dan tujuh ekor kambing jantan sebagai korban penghapus dosa untuk keluarga raja, untuk tempat kudus dan untuk Yehuda. Ia memerintahkan anak-anak Harun, yakni para imam, untuk mempersembahkannya di atas mezbah Tuhan. 22 Lalu mereka menyembelih lembu-lembu itu; para imam menerima darahnya dan menyiramkannya pada mezbah. Kemudian mereka, menyembelih domba-domba jantan dan menyiramkan darahnya pada mezbah. Sesudah itu mereka menyembelih domba-domba muda dan menyiramkan darahnya pada mezbah. 23 Selanjutnya mereka membawa kambing-kambing jantan yang akan menjadi korban penghapus dosa ke hadapan raja dan jemaah. Mereka meletakkan tangannya ke atas kambing-kambing itu. 24 Dan para imam menyembelihnya dan mempersembahkan darahnya di atas mezbah sebagai korban penghapus dosa untuk mengadakan pendamaian bagi seluruh Israel. Sebab raja telah memerintahkan untuk mempersembahkan korban bakaran dan korban penghapus dosa itu bagi seluruh Israel. 25 Ia menempatkan orang-orang Lewi di rumah Tuhan dengan ceracap, gambus, dan kecapi sesuai dengan perintah Daud dan Gad, pelihat raja, dan nabi Natan, karena dari Tuhanlah perintah itu, dengan perantaraan nabi-nabi-Nya. 26 Maka berdirilah orang-orang Lewi dengan alat-alat musik Daud, demikian pula para imam dengan nafiri. 27 Lalu Hizkia memerintahkan untuk mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah. Pada saat persembahan korban bakaran dimulai, mulailah pula dinyanyikan nyanyian bagi Tuhan dan dibunyikan nafiri, dengan iringan alat-alat musik Daud, raja Israel. 28 Seluruh jemaah sujud menyembah sementara nyanyian dinyanyikan dan nafiri dibunyikan. Semuanya itu berlangsung sampai korban bakaran habis terbakar. 29 Sehabis korban bakaran dipersembahkan, raja dan semua orang yang hadir bersama-sama dia berlutut dan sujud menyembah. 30 Lalu raja Hizkia dan para pemimpin memerintahkan orang-orang Lewi menyanyikan puji-pujian untuk Tuhan dengan kata-kata Daud dan Asaf, pelihat itu. Maka mereka menyanyikan puji-pujian dengan sukaria, lalu berlutut dan sujud menyembah.

31 Kemudian berbicaralah Hizkia: “Sekarang kamu telah mentahbiskan dirimu untuk Tuhan. Mendekatlah dan bawalah korban-korban sembelihan dan korban-korban syukur ke rumah Tuhan!” Lalu jemaah membawa korban-korban sembelihan dan korban-korban puji-pujian; setiap orang yang rela hati membawa juga korban-korban bakaran. 32 Jumlah korban bakaran yang dibawa jemaah ialah: lembu tujuh puluh ekor, domba jantan seratus ekor dan domba muda dua ratus ekor. Semuanya sebagai korban bakaran bagi Tuhan. 33 Persembahan-persembahan kudus terdiri dari: lembu sapi enam ratus ekor dan kambing domba tiga ribu ekor. 34 Tetapi jumlah imam terlalu sedikit, sehingga mereka tidak sanggup menguliti semua korban bakaran. Oleh sebab itu saudara-saudara mereka, orang-orang Lewi, membantu mereka sampai pekerjaan itu selesai dan sampai para imam menguduskan dirinya. Sebab orang-orang Lewi itu lebih bersungguh-sungguh menguduskan dirinya dari pada para imam. 35 Lagipula korban bakaran itu banyak, dengan segala lemak korban keselamatan dan segala korban curahan pada korban-korban bakaran itu. Demikianlah ibadah di rumah Tuhan ditetapkan kembali. 36 Hizkia dan seluruh rakyat bersukacita akan apa yang telah ditetapkan Allah bagi bangsa itu, karena hal itu terjadi dengan tak disangka-sangka.

Hizkia merayakan Paskah

30Kemudian Hizkia mengirim pesan kepada seluruh Israel dan Yehuda, bahkan menulis surat kepada Efraim dan Manasye supaya mereka datang merayakan Paskah bagi Tuhan, Allah orang Israel, di rumah Tuhan di Yerusalem. 2 Raja bersama-sama para pemimpin dan seluruh jemaah di Yerusalem merancangkan untuk merayakan Paskah pada bulan kedua, 3 karena mereka tidak dapat merayakannya pada waktunya, sebab para imam belum menguduskan diri dalam jumlah yang cukup dan rakyat belum terkumpul di Yerusalem. 4 Rancangan itu diterima baik oleh raja dan seluruh jemaah. 5 Mereka memutuskan untuk menyiarkan maklumat di seluruh Israel, dari Bersyeba sampai Dan, supaya masing-masing datang ke Yerusalem merayakan Paskah bagi Tuhan, Allah Israel, karena mereka belum merayakannya secara umum seperti yang ada tertulis. 6 Maka berangkatlah pesuruh-pesuruh cepat ke seluruh Israel dan Yehuda membawa surat dari raja dan para pemimpin, dan mengatakan sesuai dengan perintah raja: “Hai, orang Israel, kembalilah kepada Tuhan, Allah Abraham, Ishak dan Israel, maka Ia akan kembali kepada yang tertinggal dari pada kamu, yakni mereka yang terluput dari tangan raja-raja Asyur. 7 Janganlah berlaku seperti nenek moyangmu dan saudara-saudaramu yang berubah setia terhadap Tuhan, Allah nenek moyang mereka, sehingga Ia membuat mereka menjadi kedahsyatan seperti yang kamu lihat sendiri. 8 Sekarang, janganlah tegar tengkuk seperti nenek moyangmu. Serahkanlah dirimu kepada Tuhan dan datanglah ke tempat kudus yang telah dikuduskan-Nya untuk selama-lamanya, serta beribadahlah kepada Tuhan, Allahmu, supaya murka-Nya yang menyala-nyala undur dari padamu. 9 Karena bilamana kamu kembali kepada Tuhan, maka saudara-saudaramu dan anak-anakmu akan mendapat belas kasihan dari orang-orang yang menawan mereka, sehingga mereka kembali ke negeri ini. Sebab Tuhan, Allahmu, pengasih dan penyayang: Ia tidak akan memalingkan wajah-Nya dari pada kamu, bilamana kamu kembali kepada-Nya!”

10 Ketika pesuruh-pesuruh cepat itu pergi dari kota ke kota, melintasi tanah Efraim dan Manasye sampai ke Zebulon, mereka ditertawakan dan diolok-olok. 11 Namun beberapa orang dari Asyer, Manasye dan Zebulon merendahkan diri, dan datang ke Yerusalem. 12 Di Yehuda nyata pula tangan Allah yang membulatkan hati mereka untuk melakukan perintah raja dan para pemimpin sesuai dengan firman Tuhan. 13 Maka berkumpullah di Yerusalem banyak orang, suatu jemaah yang sangat besar, untuk merayakan hari raya Roti Tidak Beragi pada bulan yang kedua. 14 Lalu bangunlah mereka menjauhkan mezbah-mezbah yang ada di Yerusalem; juga semua mezbah korban ukupan disingkirkan dan dibuang ke lembah Kidron. 15 Kemudian disembelihlah domba Paskah pada tanggal empat belas bulan kedua. Maka para imam dan orang-orang Lewi merasa malu, lalu menguduskan dirinya dan membawa korban bakaran ke rumah Tuhan. 16 Mereka berdiri pada tempatnya menurut peraturan yang berlaku bagi mereka masing-masing, sesuai dengan Taurat Musa, abdi Allah itu; para imam menyiramkan darah yang diterimanya dari orang-orang Lewi. 17 Sebab ada banyak di antara jemaah yang tidak menguduskan dirinya, sehingga menjadi tugas orang Lewi untuk menyembelih domba-domba Paskah bagi setiap orang yang tidak dapat menguduskannya bagi Tuhan karena ia tidak tahir. 18 Sebab sebagian besar dari rakyat – terutama dari Efraim, Manasye, Isakhar dan Zebulon – tidak mentahirkan diri. Namun mereka memakan Paskah, walaupun tidak sesuai dengan apa yang ada tertulis. Tetapi Hizkia berdoa untuk mereka, katanya: “Tuhan, yang baik itu, kiranya mengadakan pendamaian bagi semua orang, 19 yang sungguh-sungguh berhasrat mencari Allah, yakni Tuhan, Allah nenek moyangnya, walaupun ketahiran mereka tidak sesuai dengan tempat kudus.” 20 Tuhan mendengar Hizkia dan membiarkan bangsa itu selamat. 21 Tujuh hari lamanya orang Israel yang berada di Yerusalem merayakan hari raya Roti Tidak Beragi dengan kesukaan yang besar, sedang orang-orang Lewi dan para imam setiap hari menyanyikan puji-pujian bagi Tuhan dengan sekuat tenaga. 22 Hizkia mengucapkan kata-kata pujian kepada semua orang Lewi yang menunjukkan akal budi yang baik dalam melayani Tuhan. Demikianlah orang memakan makanan perayaan selama tujuh hari, sambil mempersembahkan korban keselamatan dan mengucapkan syukur kepada Tuhan, Allah nenek moyang mereka.

23 Kemudian seluruh jemaah sepakat untuk berhari raya tujuh hari lagi. Lalu mereka berhari raya tujuh hari lagi dengan sukaria. 24 Sebab Hizkia, raja Yehuda, telah menyumbangkan kepada jemaah seribu ekor lembu jantan dan tujuh ribu kambing domba. Juga para pemimpin menyumbangkan kepada jemaah seribu ekor lembu jantan dan sepuluh ribu ekor kambing domba. Dan sebagian besar para imam telah menguduskan diri. 25 Seluruh jemaah Yehuda bersukaria, juga para imam dan orang-orang Lewi, dan seluruh jemaah yang datang dari Israel, serta orang-orang asing, baik yang datang dari tanah Israel, maupun yang tinggal di Yehuda. 26 Maka besarlah kesukaan di Yerusalem, karena sejak Salomo bin Daud, raja Israel, tidak pernah terjadi peristiwa semacam itu di Yerusalem. 27 Sesudah itu para imam Lewi bangun berdiri dan memberkati rakyat. Suara mereka didengar Tuhan dan doa mereka sampai ke tempat kediaman-Nya yang kudus di sorga.

31Setelah semuanya ini diakhiri, seluruh orang Israel yang hadir pergi ke kota-kota di Yehuda, lalu meremukkan segala tugu berhala, menghancurkan segala tiang berhala, dan merobohkan segala bukit pengorbanan dan mezbah di seluruh Yehuda dan Benyamin, juga di Efraim dan Manasye, sampai musnah semuanya. Kemudian pulanglah seluruh orang Israel ke kota-kotanya, ke miliknya masing-masing.

Komentar

Mengalami Urapan Allah dalam Hidup Anda Saat Ini Juga

Dalam Perjanjian Lama, tiga kelompok orang diurapi: raja, imam, dan nabi. Melalui pekerjaan Roh Kudus di dalam kita, kita semua sekarang diurapi dengan urapan raja, urapan imam dan urapan kenabian. Apa artinya ini dalam praktik?

1. Pengurapan Raja
Anda memiliki urapan raja untuk pertempuran melawan cobaan, dosa dan kejahatan.

Hizkia adalah raja yang diurapi. Raja harus memimpin rakyat dalam semua perjuangan dan pertempuran mereka. Hizkia 'melakukan apa yang benar' (29:2). Dia pergi bekerja. Dia mengumpulkan semua pemimpin kota (Ay.20). Mereka memulihkan bait suci dan merayakan Paskah dan menyingkirkan semua berhala palsu (31:1).

Hizkia memerintahkan kepada bangsa Israel: 'Janganlah berlaku seperti nenek moyangmu dan saudara-saudaramu yang berubah setia terhadap TUHAN... Serahkanlah dirimu kepada TUHAN dan datanglah ke tempat kudus yang telah dikuduskan-Nya untuk selama-lamanya, serta beribadahlah kepada TUHAN... Sebab TUHAN, Allahmu, pengasih dan penyayang:Ia tidak akan memalingkan wajah-Nya dari pada kamu, bilamana kamu kembali kepada-Nya' (30:7–10).

Pastor Raniero Cantalamessa menulis bahwa pengurapan raja berarti bahwa Roh Kudus 'mendesak Yesus dan Gereja dalam perjuangan [Nya] melawan setan'. Kita semua memiliki urapan raja ini. Roh Kudus mendorong kita masing-masing untuk bertempur melawan cobaan, dosa dan kejahatan. Anda dapat memanggil Roh Kudus untuk membantu Anda ketika Anda tergoda, mengetahui bahwa Ia akan datang bersama Anda dan memberi Anda kekuatan untuk mengatasinya.

2. Pengurapan Imam
Anda memiliki urapan imam untuk berdoa dan beribadah.

Para imam dalam Perjanjian Lama, dan dalam bacaan ini secara khusus, diurapi untuk menjadi perantara antara Allah dan manusia. Di sini dapat dilihat bahwa mereka membuat pengorbanan dengan sapi jantan, domba, kambing, dan sebagainya (29:20 dan seterusnya). Mereka menyiramkan darah lembu jantan dan anak domba di atas altar. Mereka meletakkan tangan mereka di atas kambing dan mempersembahkan korban bakaran tersebut. Korban bakaran itu adalah persembahan untuk menebus dosa.

'Hizkia mengucapkan kata-kata pujian kepada semua orang Lewi yang menunjukkan akal budi yang baik dalam melayani TUHAN. Demikianlah orang memakan makanan perayaan selama tujuh hari, sambil mempersembahkan korban keselamatan dan mengucapkan syukur kepada TUHAN, Allah nenek moyang mereka '(30:22).

Yesus menggenapi urapan imam ini dengan mati sebagai anak domba Allah yang darahnya ditumpahkan untuk menghapus dosa-dosa kita. Ini adalah pengorbanan yang khusus dan paripurna untuk penghapusan dosa.

Ada pengertian lain di mana urapan imam datang pada kita, sebagai gereja. Kita berbagi dalam urapan imamat Yesus: 'Tetapi kamulah ... imamat yang rajani' (1 Petrus 2:9). Roh mendorong Yesus dan gereja untuk berdoa. Dalam doa-doa Anda, Anda memiliki pelayanan imamat sebagai perantara untuk orang-orang di hadapan Allah.

3. Urapan kenabian
Anda memiliki urapan kenabian untuk berbicara tentang kabar baik tentang Yesus.

Penulis Tawarikh merujuk pada Nabi Natan (2 Tawarikh 29:25) dan berkata, 'karena dari Tuhanlah perintah itu, dengan perantaraan nabi-nabi-Nya.' (Ay.25). Para nabi dalam Perjanjian Lama diurapi untuk mengucapkan Firman Tuhan. Roh Kudus mengurapi Yesus pada baptisan-Nya untuk memberitakan kabar baik kepada orang lemah. Roh Kudus yang sama ini mengurapi Anda untuk mengucapkan kata-katanya hari ini. Anda memiliki urapan kenabian ini.

Gereja adalah agen Tuhan untuk membawa kabar baik tentang Yesus kepada dunia. Setiap kali Anda memberi tahu seorang teman tentang Yesus, undanglah mereka ke Alpha, misalnya, atau berbicaralah ke dalam kehidupan mereka dengan cara tertentu. Dengan demikian, Anda telah mewujudnyatakan panggilan ini.

Doa

Tuhan, bantulah aku menggenapi urapan raja dalam pertempuran melawan dosa. Janganlah membawa aku ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah aku dari kejahatan.

Tolonglah aku juga dalam urapan imamatku untuk lebih setia dalam berdoa bagi orang lain.

Tolonglah aku dalam urapan kenabianku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, untuk merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung, untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung (Yesaya 61:1–3; Lukas 4:18–19).

Pippa menambahkan

Mazmur 103:16

‘…apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi.’

Hidup berjalan sangat cepat, begitu pula dengan waktu liburan. Itu suatu saat akan terlupakan. Tetapi, kasih setia Tuhan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya (Ay.17).

reader

App

Download The Bible with Nicky and Pippa Gumbel app for iOS or Android devices and read along each day.

reader

Email

Subscribe now to receive The Bible with Nicky and Pippa Gumbel in your inbox each morning. You’ll get one email each day.

reader

Website

Start reading today’s devotion right here on the BiOY website.

Read now

Referensi

The One Year® is a registered trademark of Tyndale House Publishers. Used by permission.

Raniero Cantalamessa, The Holy Spirit in the Life of Jesus (Liturgical Press, 1994).

Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. ‘NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790.

Scripture marked (MSG) taken from The Message. Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002. Used by permission of NavPress Publishing Group.