Hari 260

Tuhan Mengasihi Orang-orang yang Tidak Sempurna

Kebijaksanaan Mazmur 107:33–43
Perjanjian Baru Galatia 2:11–3:9
Perjanjian Lama Yesaya 38:1–40:31

pengantar

Saya jauh dari sempurna. Kadang-kadang saya merasa sulit untuk percaya bahwa Tuhan benar-benar mengasihi saya - terutama ketika saya terpuruk, gagal atau membuat keputusan yang buruk.

Sebenarnya, tidak ada yang sempurna - selain Yesus. Tetapi Tuhan begitu mengasihi dunia sehingga Dia memberikan Putra satu-satunya untuk mati bagi kita (Yohanes 3:16). Karena itu, Tuhan pasti mengasihi orang yang tidak sempurna. Faktanya, Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. (Roma 5:8).

Tuhan tahu bahwa orang yang sempurna tidak ada. Kita semua gagal. Kasih Tuhan untuk Anda lebih besar dari kesalahan Anda. Tuhan mengasihi orang yang tidak sempurna.

Semua orang tahu bahwa pasangan pernikahan mereka tidak sempurna, anak-anak mereka tidak sempurna, orang tua mereka tidak sempurna, dan teman-teman mereka tidak sempurna. Tetapi kita mengasihi orang-orang yang tidak sempurna. Jika saya mencintai orang-orang yang tidak sempurna barangkali seharusnya tidak mengejutkan bahwa Tuhan lebih mencintai orang yang tidak sempurna.

Kebijaksanaan

Mazmur 107:33–43

33 Dibuat-Nya sungai-sungai menjadi padang gurun,
dan pancaran-pancaran air menjadi tanah gersang,
34 tanah yang subur menjadi padang asin,
  oleh sebab kejahatan orang-orang yang diam di dalamnya.
35 Dibuat-Nya padang gurun menjadi kolam air,
  dan tanah kering menjadi pancaran-pancaran air.
36 Ditempatkan-Nya di sana orang-orang lapar,
  dan mereka mendirikan kota tempat kediaman;
37 mereka menabur di ladang-ladang dan membuat kebun-kebun anggur,
  yang mengeluarkan buah-buahan sebagai hasil.
38 Diberkati-Nya mereka sehingga mereka bertambah banyak dengan sangat,
  dan hewan-hewan mereka tidak dibuat-Nya berkurang.
39 Tetapi mereka menjadi berkurang dan membungkuk
  oleh sebab tekanan celaka dan duka.
40 Ditumpahkan-Nya kehinaan ke atas orang-orang terkemuka,
  dan dibuat-Nya mereka mengembara di padang tandus yang tiada jalan;
41 tetapi orang miskin dibentengi-Nya terhadap penindasan,
  dan dibuat-Nya kaum-kaum mereka seperti kawanan domba banyaknya.
42 Orang-orang benar melihatnya, lalu bersukacita,
  tetapi segala kecurangan tutup mulut.
43 Siapa yang mempunyai hikmat? Biarlah ia berpegang pada semuanya ini,
  dan memperhatikan segala kemurahan Tuhan.

Komentar

Renungkan betapa agungnya kasih Tuhan bagi Anda

Setelah merenungkan semua hal hebat yang telah dilakukan Allah bagi mereka, pemazmur menyimpulkan: 'Biarlah ia berpegang pada semuanya ini, dan memperhatikan segala kemurahan TUHAN.' (Ay.43). ‘Siapa yang mempunyai hikmat? Biarlah ia berpegang pada semuanya ini’ (Ay.43). Tuhan telah menyelamatkan umat-Nya berkali-kali. Dia telah menjawab doa-doa mereka.

Umat Tuhan jauh dari sempurna. Dia menanggapi kegagalan orang-orang dengan disiplin. Bahkan di sini pun, kasih Tuhan ada sebagai landasan, karena Ia menggunakan kedisiplinan itu untuk menarik mereka kembali kepada diri-Nya sendiri. Ketika mereka kembali, kesulitan berubah menjadi berkat. 'Sungai' (Ay.33) mulai kembali: 'Dia mengubah gurun menjadi kolam air dan tanah kering ke mata air yang mengalir... Dia memberkati mereka, dan jumlah mereka sangat meningkat' (Ay.35,38).

Yesus berkata bahwa Roh Kudus di dalam Anda akan menjadi seperti 'sungai air hidup' (Yohanes 7:38). Oswald Chambers menulis, 'Sungai Roh Allah mengatasi semua rintangan. Jangan membiarkan diri Anda hanya berfokus pada rintangan atau kesulitan. Masalah akan berubah pada kasih yang mengalir kepada Anda jika Anda mampu tetap fokus pada Sang Sumber.’

Doa

Tuhan, aku merenungkan kasih-Mu yang besar untukku. Aku berdoa agar melalui Roh Kudus, Engkau akan membuat semua gurun dan kekeringan dalam hidupku menjadi 'kolam air' dan ‘pancaran-pancaran air’ (Mazmur 107:35).

Perjanjian Baru

Galatia 2:11–3:9

Paulus bertentangan dengan Petrus

11 Tetapi waktu Kefas datang ke Antiokhia, aku berterang-terang menentangnya, sebab ia salah. 12 Karena sebelum beberapa orang dari kalangan Yakobus datang, ia makan sehidangan dengan saudara-saudara yang tidak bersunat, tetapi setelah mereka datang, ia mengundurkan diri dan menjauhi mereka karena takut akan saudara-saudara yang bersunat. 13 Dan orang-orang Yahudi yang lain pun turut berlaku munafik dengan dia, sehingga Barnabas sendiri turut terseret oleh kemunafikan mereka. 14 Tetapi waktu kulihat, bahwa kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan kebenaran Injil, aku berkata kepada Kefas di hadapan mereka semua: “Jika engkau, seorang Yahudi, hidup secara kafir dan bukan secara Yahudi, bagaimanakah engkau dapat memaksa saudara-saudara yang tidak bersunat untuk hidup secara Yahudi?”

Yang terutama, juga untuk orang Kristen keturunan Yahudi

15 Menurut kelahiran kami adalah orang Yahudi dan bukan orang berdosa dari bangsa-bangsa lain. 16 Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorang pun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat. 17 Tetapi jika kami sendiri, sementara kami berusaha untuk dibenarkan dalam Kristus ternyata adalah orang-orang berdosa, apakah hal itu berarti, bahwa Kristus adalah pelayan dosa? Sekali-kali tidak. 18 Karena, jikalau aku membangun kembali apa yang telah kurombak, aku menyatakan diriku sebagai pelanggar hukum Taurat. 19 Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; 20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. 21 Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.

Dibenarkan oleh karena iman

3Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu? 2 Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil? 3 Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? 4 Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia! 5 Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?

6 Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. 7 Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham. 8 Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: “Olehmu segala bangsa akan diberkati.” 9 Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.

Komentar

Pahami betapa khususnya kasih Tuhan untuk Anda

Rasul Paulus jauh dari sempurna. Bahkan, ia menggambarkan dirinya sebagai ‘yang paling’ berdosa (1 Timotius 1:15). Namun dia dapat menulis, 'Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untukku.’ (2:20).

Inilah betapa kehebatan kasih Allah. Anak Allah memberikan diri-Nya untuk saya... dan Anda. Bukan hanya bahwa Allah mengasihi seluruh dunia. Dia mengasihi Anda. Dia menyerahkan diri-Nya di kayu salib untuk Anda dan saya. Dia mati untuk Anda. Jika Anda satu-satunya orang di dunia, Yesus akan mati untuk Anda. Hal ini sungguh sangat pribadi.

Kasih Tuhan untuk Anda tidak bersyarat, sepenuh hati dan terus- berkelanjutan. Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk membuat Allah lebih mengasihi Anda dan tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk membuat Allah kurang mengasihi Anda.

Ketika Paul akhirnya mengerti hal ini, maka hal tersebut secara radikal mengubah hidupnya. Kehidupan lamanya telah berakhir. ‘Aku telah disalibkan dengan Kristus. Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup... Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.’ (Ay.20). Kehidupan baru telah dimulai, 'Kristus hidup di dalam Aku' (Ay.20). Roh Kristus telah datang untuk hidup di dalam Dia. Kehidupan baru ini adalah kehidupan 'iman dalam Anak Allah' (Ay.20).

Dalam ayat ini, Paulus meringkas pesan Injil. Meskipun begitu sederhana, pesan ini sangat menakjubkan. Dengan menambahkannya, kita malah menguranginya.

Itulah mengapa Paulus begitu gencar dalam pembelaannya terhadap Injil ini. Itulah sebabnya dia memiliki 'konfrontasi langsung’ dengan Petrus (Ay.11). Petrus sendiri tahu kebenaran dari pesan ini. Namun, karena begitu 'ketakutannya dia terhadap kaum Yahudi yang kolot [yang] telah mendorong sistem lama sunat' (Ay.12), ia mulai mengikuti dan mempromosikan hukum dan adat istiadat Yahudi yang lama lagi (Ay.12–13).

Dengan melakukan ini, Petrus memberi kesan bahwa tidaklah cukup untuk hanya menjadi orang Kristen - ia mengatakan orang-orang juga harus mengikuti kebiasaan Yahudi (Ay.14).

Tetapi iman kepada Yesus Kristus lah yang diperlukan. 'Bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus.' (Ay.16).

Tuhan, dalam kasih-Nya yang agung, memeluk semua yang menaruh iman mereka di dalam Kristus, tanpa perbedaan. Anda dibenarkan oleh iman. Ini menghasilkan kehidupan yang berubah total. Kristus datang untuk hidup di dalam Anda. Anda tidak lagi menjalani kehidupan lama Anda, tetapi hidup yang baru dengan iman kepada Anak Allah.

Anda menerima Roh-Nya (3:2). Beriman dan menerima Roh Kudus bukan hanya cara untuk memulai kehidupan Kristen, itu adalah cara untuk terus menghidupkannya (Ay.3).

Orang Galatia jelas memiliki pengalaman Roh Kudus, yang dapat Paulus tunjukkan: ‘Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat, atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?’ (Ay.2). Ketika Anda menaruh iman Anda kepada Kristus, Anda menerima Roh Kudus. 'Apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mukjizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?’ (Ay.5).

Di Alpha, saya sering ditanya mengenai 'bagaimana dengan mereka yang hidup sebelum Yesus? Apa yang terjadi pada mereka?' Renungan ini akan menunjukkan jawabannya.

Salib Yesus bekerja sepanjang kekekalan. Ia bekerja mundur melawan waktu, dan juga ke depan, pada waktunya. Hal tersebut tepat digambarkan pada hidup Abraham: 'Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran’ (Ay.6). 'Kitab Suci yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah lebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham:' (Ay.8). Salib adalah peristiwa yang menentukan dalam sejarah dunia di mana hukum dan sistem korban dipertunjukkan.

Doa

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengasihiku dan memberikan diri-Mu untukku. Bantu aku mempercayai kasih-Mu yang besar untuk semua tantangan yang aku hadapi hari ini.

Perjanjian Lama

Yesaya 38:1–40:31

Hizkia sakit dan disembuhkan

(2Raj. 20:1-11; 2Taw. 32:24-26)
38Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos dan berkata kepadanya: “Beginilah firman Tuhan: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi.” 2 Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada Tuhan. 3 Ia berkata: “Ah Tuhan, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu.” Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat.4 Maka berfirmanlah Tuhan kepada Yesaya: 5 “Pergilah dan katakanlah kepada Hizkia: Beginilah firman Tuhan, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu. Sesungguhnya Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi, 6 dan Aku akan melepaskan engkau dan kota ini dari tangan raja Asyur dan Aku akan memagari kota ini. 7 Inilah yang akan menjadi tanda bagimu dari Tuhan, bahwa Tuhan akan melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya: 8 Sesungguhnya, bayang-bayang pada penunjuk matahari buatan Ahas akan Kubuat mundur ke belakang sepuluh tapak yang telah dijalaninya.” Maka pada penunjuk matahari itu matahari pun mundurlah ke belakang sepuluh tapak dari jarak yang telah dijalaninya.

9 Karangan Hizkia, raja Yehuda, sesudah ia sakit dan sembuh dari penyakitnya:

10 Aku ini berkata: Dalam pertengahan umurku
  aku harus pergi,
ke pintu gerbang dunia orang mati aku dipanggil
  untuk selebihnya dari hidupku.
11 Aku berkata: aku tidak akan melihat Tuhan lagi
  di negeri orang-orang yang hidup;
aku tidak akan melihat seorang pun lagi
  di antara penduduk dunia.
12 Pondok kediamanku dibongkar dan dibuka
  seperti kemah gembala;
seperti tukang tenun menggulung tenunannya
  aku mengakhiri hidupku;
  Tuhan memutus nyawaku dari benang hidup.
Dari siang sampai malam Engkau membiarkan aku begitu saja,
13 aku berteriak minta tolong sampai pagi;
  seperti singa demikianlah Tuhan menghancurkan segala tulang-tulangku;
  dari siang sampai malam Engkau membiarkan aku begitu saja.
14 Seperti burung layang-layang demikianlah aku menciap-ciap,
  suaraku redup seperti suara merpati.
Mataku habis menengadah ke atas,
  ya Tuhan, pemerasan terjadi kepadaku; jadilah jaminan bagiku!
15 Apakah yang akan kukatakan dan kuucapkan kepada Tuhan;
  bukankah Dia yang telah melakukannya?
Aku sama sekali tidak dapat tidur
  karena pahit pedihnya perasaanku.
16 Ya Tuhan, karena inilah hatiku mengharapkan Engkau;
  tenangkanlah rohku,
  buatlah aku sehat, buatlah aku sembuh!
17 Sesungguhnya, penderitaan yang pahit menjadi keselamatan bagiku;
  Engkaulah yang mencegah jiwaku dari lobang kebinasaan.
Sebab Engkau telah melemparkan segala dosaku
  jauh dari hadapan-Mu.
18 Sebab dunia orang mati tidak dapat mengucap syukur kepada-Mu,
  dan maut tidak dapat memuji-muji Engkau;
orang-orang yang turun ke liang kubur tidak menanti-nanti
  akan kesetiaan-Mu.
19 Tetapi hanyalah orang yang hidup,
dialah yang mengucap syukur kepada-Mu,
  seperti aku pada hari ini;
seorang bapa memberitahukan kesetiaan-Mu
  kepada anak-anaknya.
20 Tuhan telah datang menyelamatkan aku!
  Kami hendak main kecapi,
seumur hidup kami
  di rumah Tuhan.

21 Kemudian berkatalah Yesaya: “Baiklah diambil sebuah kue ara dan ditaruh pada barah itu, supaya sembuh!” 22 Sebelum itu Hizkia telah berkata: “Apakah yang akan menjadi tanda, bahwa aku akan pergi ke rumah Tuhan?”

Hizkia dan para utusan dari Babel

(2 Raj. 20:12-19; 2 Taw. 32:27-31)
39Pada waktu itu Merodakh-Baladan bin Baladan, raja Babel, menyuruh orang membawa surat dan pemberian kepada Hizkia, sebab telah didengarnya bahwa Hizkia sakit tadinya dan sudah kuat kembali. 2 Hizkia bersukacita atas kedatangan mereka, lalu diperlihatkannyalah kepada mereka gedung harta bendanya, emas dan perak, rempah-rempah dan minyak yang berharga, segenap gedung persenjataannya dan segala yang terdapat dalam perbendaharaannya. Tidak ada barang yang tidak diperlihatkan Hizkia kepada mereka di istananya dan di seluruh daerah kekuasaannya. 3 Kemudian datanglah nabi Yesaya kepada raja Hizkia dan bertanya kepadanya: “Apakah yang telah dikatakan orang-orang ini? Dan dari manakah mereka datang?” Jawab Hizkia: “Mereka datang dari negeri yang jauh, dari Babel!” 4 Lalu tanyanya lagi: “Apakah yang telah dilihat mereka di istanamu?” Jawab Hizkia: “Semua yang ada di istanaku telah mereka lihat. Tidak ada barang yang tidak kuperlihatkan kepada mereka di perbendaharaanku.” 5 Lalu Yesaya berkata kepada Hizkia: “Dengarkanlah firman Tuhan semesta alam! 6 Sesungguhnya, suatu masa akan datang, bahwa segala yang ada dalam istanamu dan yang disimpan oleh nenek moyangmu sampai hari ini akan diangkut ke Babel. Tidak ada barang yang akan ditinggalkan, demikianlah firman Tuhan. 7 Dan dari keturunanmu yang akan kauperoleh, akan diambil orang untuk menjadi sida-sida di istana raja Babel.” 8 Hizkia menjawab kepada Yesaya: “Sungguh baik firman Tuhan yang engkau ucapkan itu!” Tetapi pikirnya: “Asal ada damai dan keamanan seumur hidupku!”

KESELAMATAN UNTUK BANGSA YANG DI DALAM PEMBUANGAN

Berita kelepasan

40Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku,
  demikian firman Allahmu,
2 tenangkanlah hati Yerusalem
  dan serukanlah kepadanya,
bahwa perhambaannya sudah berakhir,
  bahwa kesalahannya telah diampuni,
sebab ia telah menerima hukuman dari tangan Tuhan
  dua kali lipat karena segala dosanya.

3 Ada suara yang berseru-seru:
  “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk Tuhan,
luruskanlah di padang belantara
  jalan raya bagi Allah kita!
4 Setiap lembah harus ditutup,
  dan setiap gunung dan bukit diratakan;
tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata,
  dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran;
5 maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan
  dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama;
  sungguh, Tuhan sendiri telah mengatakannya.”

6 Ada suara yang berkata: “Berserulah!”
  Jawabku: “Apakah yang harus kuserukan?”
“Seluruh umat manusia adalah seperti rumput
  dan semua semaraknya seperti bunga di padang.
7 Rumput menjadi kering,
  bunga menjadi layu,
apabila Tuhan menghembusnya dengan nafas-Nya.
  Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput.
8 Rumput menjadi kering,
  bunga menjadi layu,
tetapi firman Allah kita
  tetap untuk selama-lamanya.”

9 Hai Sion, pembawa kabar baik,
  naiklah ke atas gunung yang tinggi!
Hai Yerusalem, pembawa kabar baik,
  nyaringkanlah suaramu kuat-kuat,
  nyaringkanlah suaramu, jangan takut!
Katakanlah kepada kota-kota Yehuda:
  “Lihat, itu Allahmu!”
10 Lihat, itu Tuhan Allah,
  Ia datang dengan kekuatan
  dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa.
Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia,
  dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya.
11 Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya
  dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya;
anak-anak domba dipangku-Nya,
  induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.

Allah di atas semua allah

12 Siapa yang menakar air laut dengan lekuk tangannya
  dan mengukur langit dengan jengkal,
menyukat debu tanah dengan takaran,
  menimbang gunung-gunung dengan dacing,
  atau bukit-bukit dengan neraca?
13 Siapa yang dapat mengatur Roh Tuhan
  atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat?
14 Kepada siapa Tuhan meminta nasihat untuk mendapat pengertian,
  dan siapa yang mengajar Tuhan untuk menjalankan keadilan,
atau siapa mengajar Dia pengetahuan
  dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian?
15 Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba
  dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca.
  Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya.
16 Libanon tidak mencukupi bagi kayu api
  dan margasatwanya tidak mencukupi bagi korban bakaran.
17 Segala bangsa seperti tidak ada di hadapan-Nya
  mereka dianggap-Nya hampa dan sia-sia saja.
18 Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah,
  dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia?
19 Patungkah? Tukang besi menuangnya,
  dan pandai emas melapisinya dengan emas,
  membuat rantai-rantai perak untuknya.
20 Orang yang mendirikan arca,
  memilih kayu yang tidak lekas busuk,
mencari tukang yang ahli
  untuk menegakkan patung yang tidak lekas goyang.

21 Tidakkah kamu tahu? Tidakkah kamu dengar?
  Tidakkah diberitahukan kepadamu dari mulanya?
  Tidakkah kamu mengerti dari sejak dasar bumi diletakkan?
22 Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi
  yang penduduknya seperti belalang;
Dia yang membentangkan langit seperti kain
  dan memasangnya seperti kemah kediaman!
23 Dia yang membuat pembesar-pembesar menjadi tidak ada
  dan yang menjadikan hakim-hakim dunia sia-sia saja!
24 Baru saja mereka ditanam,
  baru saja mereka ditaburkan,
baru saja cangkok mereka berakar di dalam tanah,
  sudah juga Ia meniup kepada mereka, sehingga mereka kering
  dan diterbangkan oleh badai seperti jerami.
25 Dengan siapa hendak kamu samakan Aku,
  seakan-akan Aku seperti dia?
  firman Yang Mahakudus.
26 Arahkanlah matamu ke langit
  dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu
dan menyuruh segenap tentara mereka keluar,
  sambil memanggil nama mereka sekaliannya?
Satu pun tiada yang tak hadir,
  oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat.
27 Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub,
  dan berkata begini, hai Israel:
“Hidupku tersembunyi dari Tuhan,
  dan hakku tidak diperhatikan Allahku?”
28 Tidakkah kautahu,
  dan tidakkah kaudengar?
Tuhan ialah Allah kekal
  yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung;
Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu,
  tidak terduga pengertian-Nya.
29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah
  dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu
  dan teruna-teruna jatuh tersandung,
31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru:
  mereka seumpama rajawali yang naik terbang
  dengan kekuatan sayapnya;
mereka berlari dan tidak menjadi lesu,
  mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Komentar

Ketahuilah betapa kekalnya kasih Tuhan bagi Anda

Kasih Tuhan untuk Anda kekal. Ia tidak akan membiarkan Anda pergi: ‘Engkaulah yang mencegah jiwaku dari lobang kebinasaan. Sebab Engkau telah melemparkan segala dosaku jauh dari hadapan-Mu.’ (38:17), tulis Hizkia. Tuhan mendengar doanya dan melihat air matanya. Dia menambahkan lima belas tahun ke dalam kehidupannya dan membebaskannya dari tangan raja Asyur (Ay.5–6).

Renungan kedua dari Yesaya dimulai dengan kata-kata yang kemudian dikutip oleh Yohanes Pembaptis (40:3). Pesan dari Yesaya pasal 40–55 adalah: 'Orang buangan akan segera berakhir.' Ketika Yesus datang, Ia memproklamirkan akhir pembuangan yang sesungguhnya. Dalam bab-bab ini, kita mendapatkan pendahuluan seperti yang Yesaya nyatakan mengenai akhir pembuangan secara fisik yang dialami Israel di abad ke-6 S.M.

Yesaya menubuatkan sesuatu yang baru tentang kehadiran Allah (40:3-5), keyakinan baru dalam firman Allah (Ay.6-8) dan visi baru tentang Allah (ayat 9 dan seterusnya).

Dia melihat kasih Allah yang besar, dan dia menulis, ‘Seperti seorang gembala, Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.' (Ay.11; lihat juga Yohanes 10).

Tidak ada yang dapat dibandingkan dengan kebesaran Tuhan. Dia adalah Pencipta alam semesta (Yesaya 40:12-14). Dibandingkan dengan Dia, 'bangsa-bangsa seperti setitik air dalam timba’ (Ay.15). Tidak masuk akal untuk membandingkan Allah dengan berhala yang dibuat oleh seorang pengrajin (Ay.18-20).

Dibandingkan dengan Tuhan, orang-orang di dunia ini, bahkan para pemimpin besarnya, adalah 'seperti belalang' (Ay.22). Dia adalah Pencipta seluruh alam semesta, termasuk bermilyar-milyar bintang (Ay.26). Dia adalah Tuhan yang mengasihi Anda secara pribadi dan membawa Anda dekat ke hati-Nya. Tuhan tidak datang dan pergi. Tuhan senantiasa ada.

Tuhan juga merupakan Tuhan yang memberikan kekuatan. Dia 'memberi kekuatan kepada mereka yang lelah… orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: (Ay.29–31, TB). Tinggalah diam menanti Tuhan, renungkanlah kata-kata-Nya, berdoa, sembah dan renungkan kasih-Nya padamu. Dia akan memulihkan Anda, memberi kekuatan baru, dan menguatkan Anda untuk menghadapi semua yang perlu Anda hadapi.

Doa

Tuhan, terima kasih atas kebesaran kasih-Mu. Engkau adalah Pencipta alam semesta yang agung ini. Engkau berkuasa dan penuh kasih. Bawa aku dalam pelukan-Mu dan genggam aku erat dekat dengan Engkau. Tolong perbarui kekuatanku saat aku menantikan-Mu.

Pippa menambahkan

Yesaya 40:28

'Tuhan ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung;’

Tuhan yang sama yang menciptakan seluruh alam semesta ini memperhatikan kita: ‘Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati. (Ay.11). Allah kita Yang Mahakuasa juga adalah Allah yang lembut hati-Nya.

reader

App

Download The Bible with Nicky and Pippa Gumbel app for iOS or Android devices and read along each day.

reader

Email

Subscribe now to receive The Bible with Nicky and Pippa Gumbel in your inbox each morning. You’ll get one email each day.

reader

Website

Start reading today’s devotion right here on the BiOY website.

Read now

Referensi

The One Year® is a registered trademark of Tyndale House Publishers. Used by permission.

Ben Cantelon, 'Love Came Down', Everything in Colour (Kingsway Music, 2012).

Oswald Chambers, My Utmost for His Highest, ‘March 19’ (Discovery Books, 1992).

Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. ‘NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790.

Scripture marked (MSG) taken from The Message. Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002. Used by permission of NavPress Publishing Group.