Hari 275

Cara Menjadi Mesin Berkat

Kebijaksanaan Mazmur 115:12–18
Perjanjian Baru Filipi 2:12–30
Perjanjian Lama Yeremia 2:31–4:9

pengantar

Pernahkah Anda bertanya-tanya apakah Anda bisa membuat perbedaan bagi kehidupan di sekitar Anda?

Saya pernah menonton sebuah episode reality TV Show, The Secret Millionaire. Kevin Green, yang diam-diam adalah seorang multi-jutawan, mencari orang-orang dan maksud tujuan yang akan menghasilkan keuntungan dari sokongan finansialnya. Dia memberikan sekitar $100,000 kepada orang-orang yang melayani tunawisma, remaja pecandu dan anak-anak penyandang disabilitas. Respon semua orang ini sangat menyentuh. Mereka begitu bersyukur, dan pelayanan mereka berbuah keuntungan. Mereka terberkati dan mampu memberkati lebih kepada yang lain.

Bagaimanapun, aspek yang paling menarik dari program ini adalah perubahan dalam diri Kevin Green. Dia telah mengalami sukacita memberi sesama dalam cara baru. Sebagai hasilnya, hidupnya berubah. Benarlah firman Yesus: ‘Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima’ (Kisah 20:35).

Archie Coates, pastor gereja Santo Peter’s Brighton, menyebut gereja sebagai ‘mesin berkat’. Itulah panggilan kita sebagai orang Kristen, baik sebagai jemaat dan sebagai individu. Anda bisa menjadi mesin berkat.

Kebijaksanaan

Mazmur 115:12–18

12 Tuhan telah mengingat kita; Ia akan memberkati,
  memberkati kaum Israel,
  memberkati kaum Harun,
13 memberkati orang-orang yang takut akan Tuhan,
  baik yang kecil maupun yang besar.
14 Kiranya Tuhan memberi pertambahan kepada kamu,
  kepada kamu dan kepada anak-anakmu.
15 Diberkatilah kamu oleh Tuhan,
  yang menjadikan langit dan bumi.

16 Langit itu langit kepunyaan Tuhan,
  dan bumi itu telah diberikan-Nya kepada anak-anak manusia.
17 Bukan orang-orang mati akan memuji-muji Tuhan,
  dan bukan semua orang yang turun ke tempat sunyi,
18 tetapi kita, kita akan memuji Tuhan,
  sekarang ini dan sampai selama-lamanya.
  Haleluya!

Komentar

Allah adalah mesin berkat yang terutama

Berkat Allah dalam hidup Andalah yang memampukan Anda membuat perbedaan bagi sesama. Allah adalah sumber segala berkat. Dia senang memberkati Anda. Pemazmur mengulang ini terus menerus. Lima kali berturut-turut dia berkata bagaimana TUHAN akan memberkati kita (Ay.12-15).

Allah bukan semacam multi-jutawan. Dialah ‘yang menjadikan langit dan bumi. Langit itu langit kepunyaan TUHAN’ (Ay.15b-16a). Dalam kemurahan hati-Nya yang besar, ‘bumi itu telah diberikan-Nya kepada anak-anak manusia [kita]’ (Ay.16b).

Allah senang memberkati. Respon tepat terhadap berkat adalah syukur: ‘kita akan memuji TUHAN, sekarang ini dan sampai selama-lamanya’ (Ay.18).

Doa

‘Haleluya’ (Ay.18c). TUHAN, tak ada yang bisa kuperbuat selain memuji-Mu, Engkau telah memberkatiku dalam Kristus dengan segala berkat rohani (lihat Efesus 1:3).

Perjanjian Baru

Filipi 2:12–30

Tetaplah kerjakan keselamatanmu

12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, 13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. 14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, 15 supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, 16 sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah. 17 Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian. 18 Dan kamu juga harus bersukacita demikian dan bersukacitalah dengan aku.

Timotius dan Epafroditus

19 Tetapi dalam Tuhan Yesus kuharap segera mengirimkan Timotius kepadamu, supaya tenang juga hatiku oleh kabar tentang hal ihwalmu. 20 Karena tak ada seorang padaku, yang sehati dan sepikir dengan aku dan yang begitu bersungguh-sungguh memperhatikan kepentinganmu; 21 sebab semuanya mencari kepentingannya sendiri, bukan kepentingan Kristus Yesus. 22 Kamu tahu bahwa kesetiaannya telah teruji dan bahwa ia telah menolong aku dalam pelayanan Injil sama seperti seorang anak menolong bapanya. 23 Dialah yang kuharap untuk kukirimkan dengan segera, sesudah jelas bagiku bagaimana jalannya perkaraku; 24 tetapi dalam Tuhan aku percaya, bahwa aku sendiri pun akan segera datang. 25 Sementara itu kuanggap perlu mengirimkan Epafroditus kepadamu, yaitu saudaraku dan teman sekerja serta teman seperjuanganku, yang kamu utus untuk melayani aku dalam keperluanku. 26 Karena ia sangat rindu kepada kamu sekalian dan susah juga hatinya, sebab kamu mendengar bahwa ia sakit. 27 Memang benar ia sakit dan nyaris mati, tetapi Allah mengasihani dia, dan bukan hanya dia saja, melainkan aku juga, supaya dukacitaku jangan bertambah-tambah. 28 Itulah sebabnya aku lebih cepat mengirimkan dia, supaya bila kamu melihat dia, kamu dapat bersukacita pula dan berkurang dukacitaku. 29 Jadi sambutlah dia dalam Tuhan dengan segala sukacita dan hormatilah orang-orang seperti dia. 30 Sebab oleh karena pekerjaan Kristus ia nyaris mati dan ia mempertaruhkan jiwanya untuk memenuhi apa yang masih kurang dalam pelayananmu kepadaku.

Komentar

Menjadi mesin berkat bagi sesama

Bagaimana Anda bisa membuat perbedaan bagi kehidupan di sekitar Anda?

Kita adalah ‘anak-anak Allah’ (Ay.15). Anda dipanggil untuk menjadi seperti Bapa Anda yang di sorga. Anda memiliki tanggung jawab untuk menjalankan keselamatan Anda sendiri (untuk menyaksikan dampak anugerah Allah di setiap aspek hidup Anda), tetapi ‘Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya’ (Ay.13).

Banyak orang enggan mempercayai Allah dengan masa depan mereka karena mereka takut Allah akan menyuruh mereka melakukan yang mereka tak ingin lakukan, atau akan membuat hidup mereka berantakan. Tentu saja ketakutan-ketakutan ini tidak berdasar.

Jika Anda mau berserah pada-Nya, Allah akan memberi Anda gelora untuk melakukan apa pun panggilan Anda dari Allah. Jika panggilan Anda adalah melayani orang miskin, di sanalah hati Anda akan berada. Jika panggilan Anda adalah mengajar, Dia akan memberi Anda hasrat untuk mengajar. Jika Anda berserah kepada kehendak-Nya, Dia akan mengerjakan ‘menurut kerelaan-Nya’ (Ay.13).

Apa yang Dia inginkan untuk hidup Anda adalah kebaikan. Memang tidak gampang dalam menjalaninya. Jika tidak begitu Anda tidak akan bisa berkembang menurut rencana-Nya. Dia juga akan memberi kekuatan yang Anda perlukan.

Paulus tahu sukacitanya adalah untuk menjadi ‘mesin berkat’. Dia menulis, ‘Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus’ (Ay.14-16a).

Anda memiliki hak-hak besar untuk bisa memberi, tak hanya uang, tetapi ‘firman kehidupan’ (Ay.16a). Tak ada sukacita yang lebih besar dibandingkan menyaksikan orang-orang yang mati rohani kembali hidup melalui Yesus.

Paulus mau menyerahkan nyawanya demi hak ini: ‘Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian. Dan kamu juga harus bersukacita demikian dan bersukacitalah dengan aku’ (Ay.17-18).

Paulus memberi 2 contoh temannya di mana keduanya menunjukkan cara menjadi ‘mesin berkat’:

  1. Memperhatikan sesama dengan sungguh-sungguh

Timotius adalah salah satu teman terdekat Paulus, dan sering disebut dalam surat-suratnya. Kesetiaan dan bantuannya begitu besar sampai-sampai Paulus menggambarkannya ‘seperti seorang anak menolong bapanya’ (Ay.22).

Paulus menghormati temannya ini, ‘Karena tak ada seorang padaku, yang sehati dan sepikir dengan aku dan yang begitu bersungguh-sungguh memperhatikan kepentinganmu’ (Ay.20). Paulus membandingkan ini dengan sifat mementingkan diri sendiri, dengan berkata, ‘sebab semuanya mencari kepentingannya sendiri’ (Ay.21).

Timotius adalah ‘mesin berkat’ karena dia ‘sungguh-sungguh ‘memperhatikan’ kepentingan anak-anak Allah (Ay.20). Perhatian Timotius begitu murni: ‘teruji’ (Ay.22). Paulus berkata bahwa Timotius ‘telah menolong aku [Paulus] dalam pelayanan Injil’ (Ay.22).

  1. Menunjukkan keberanian atas nama kepentingan sesama

Epafroditus juga teman yang setia bagi Paulus dan jemaat Filipi. Karakter sejatinya nyata baik dalam perkara kecil maupun besar, dan seringnya perkara kecil yang diceritakan. Karena sakit parah dan hampir mati, Epafroditus bersusah hati, bukan karena sakit parahnya, melainkan karena kesedihan jemaat padanya. Dia orang yang tidak merisaukan sakit-penyakitnya agar tidak jadi beban bagi keluarga atau teman-temannya.

Paulus menggambarkan Epafroditus sebagai ‘saudara dan teman sekerja serta teman seperjuangan’ (Ay.25). Epafroditus telah siap ‘mempertaruhkan jiwanya’ demi temannya, Paulus (Ay.30). Ungkapan ini secara harafiah lebih diterjemahkan sebagai ‘pertaruhan nyawa’.

Dalam jemaat mula-mula, ada masyarakat pria dan wanita yang menyebut diri sebagai ‘para petaruh’, yang melayani orang sakit dan para tawanan. Misalnya, Cyprian, uskup dari Carthage, menunjukkan keberanian yang luar biasa selama wabah yang dimulai pada tahun 250 Masehi di mana semua orang lari dari orang sakit dan orang mati, tetapi Cyprian dan orang-orang Kristen lainnya mengubur orang mati, merawat yang sakit dan menyelamatkan kota dengan mempertaruhkan nyawa.

Epafroditus mempertaruhkan nyawanya dengan berteman dengan Paulus, yang dipenjara dengan hukuman mati, yang mana berisiko mendapatkan hukuman yang sama seperti Paulus. Epafroditus menunjukkan keberanian yang nekat demi Paulus. Dia juga merupakan ‘mesin berkat’.

Doa

TUHAN, bantu aku untuk melakukan semuanya tanpa bersungut-sungut dan untuk mengabarkan firman kehidupan kepada seseorang pada saat ini.

Perjanjian Lama

Yeremia 2:31–4:9

31 Keturunan apakah kamu ini?
  Perhatikanlah firman Tuhan!
Sudahkah Aku menjadi padang gurun bagi Israel
  atau tanah yang gelap gulita?
Maka mengapa umat-Ku berkata: Kami sudah bebas,
  kami tidak lagi mau datang kepada-Mu?
32 Dapatkah seorang dara melupakan perhiasannya,
  atau seorang pengantin perempuan melupakan ikat pinggangnya?
Tetapi umat-Ku melupakan Aku,
  sejak waktu yang tidak terbilang lamanya.
33 Alangkah baiknya engkau mengatur jalanmu
  untuk mencari percintaan!
Sebab itu juga engkau membiasakan
  segala jalanmu kepada kejahatan.
34 Sampai-sampai pada bajumu terdapat
  darah orang-orang miskin yang tidak bersalah;
bukan waktu mereka membongkar untuk mencuri kaudapati mereka!
  Meskipun semuanya itu demikian,
35 engkau berkata: Aku tidak bersalah!
  Memang, murka-Nya telah meninggalkan aku!
Sesungguhnya Aku akan membawa engkau ke pengadilan,
  oleh karena engkau berkata: Aku tidak berdosa!
36 Alangkah ringannya kaupandang
  untuk mengubah tingkah langkahmu!
Juga karena Mesir engkau akan menjadi malu,
  seperti engkau telah menjadi malu karena Asyur.
37 Dari sana pun juga engkau akan keluar
  dengan mengangkat tanganmu,
sebab Tuhan telah menolak mereka yang telah kaupercayai
  dan engkau tidak akan berhasil dengan mereka.”

Pertobatan kepada Tuhan

3Firman-Nya:
“Jika seseorang menceraikan isterinya,
  lalu perempuan itu pergi dari padanya
dan menjadi isteri orang lain,
  akan kembalikah laki-laki yang pertama kepada perempuan itu?
Bukankah negeri itu
  sudah tetap cemar?
Engkau telah berzinah dengan banyak kekasih,
  dan mau kembali kepada-Ku? demikianlah firman Tuhan.
2 Layangkanlah matamu ke bukit-bukit gundul dan lihatlah!
  Di manakah engkau tidak pernah ditiduri?
Di pinggir jalan-jalan engkau duduk menantikan kekasih,
  seperti seorang Arab di padang gurun.
Engkau telah mencemarkan negeri dengan zinahmu
  dan dengan kejahatanmu.
3 Sebab itu dirus hujan tertahan
  dan hujan pada akhir musim tidak datang.
Tetapi dahimu adalah dahi perempuan sundal,
  engkau tidak mengenal malu.
4 Bukankah baru saja engkau memanggil Aku: Bapaku!
  Engkaulah kawanku sejak kecil!
5 Untuk selama-lamanyakah Ia akan murka
  atau menaruh dendam untuk seterusnya?
Demikianlah katamu, namun engkau sedapat-dapatnya
  melakukan kejahatan.”  

Israel dan Yehuda diajak kembali kepada Tuhan

6 Tuhan berfirman kepadaku dalam zaman raja Yosia: “Sudahkah engkau melihat apa yang dilakukan Israel, perempuan murtad itu, bagaimana dia naik ke atas setiap bukit yang menjulang dan pergi ke bawah setiap pohon yang rimbun untuk bersundal di sana? 7 Pikir-Ku: Sesudah melakukan semuanya ini, ia akan kembali kepada-Ku, tetapi ia tidak kembali. Hal itu telah dilihat oleh Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia. 8 Dilihatnya, bahwa oleh karena zinahnya Aku telah menceraikan Israel, perempuan murtad itu, dan memberikan kepadanya surat cerai; namun Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia itu tidak takut, melainkan ia juga pun pergi bersundal. 9 Dengan sundalnya yang sembrono itu maka ia mencemarkan negeri dan berzinah dengan menyembah batu dan kayu. 10 Juga dengan semuanya ini Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia itu, tidak kembali kepada-Ku dengan tulus hatinya, tetapi dengan pura-pura, demikianlah firman Tuhan.”

11 Dan Tuhan berfirman kepadaku: “Israel, perempuan murtad itu, membuktikan dirinya lebih benar dari pada Yehuda, perempuan yang tidak setia itu. 12 Pergilah menyerukan perkataan-perkataan ini ke utara, katakanlah:

Kembalilah, hai Israel, perempuan murtad, demikianlah firman Tuhan.
  Muka-Ku tidak akan muram terhadap kamu,
sebab Aku ini murah hati, demikianlah firman Tuhan,
  tidak akan murka untuk selama-lamanya.
13 Hanya akuilah kesalahanmu,
  bahwa engkau telah mendurhaka terhadap Tuhan, Allahmu,
telah melampiaskan cinta berahimu
  kepada orang-orang asing di bawah setiap pohon yang rimbun,
  dan tidak mendengarkan suara-Ku, demikianlah firman Tuhan.”

Umat yang akan datang di Sion

14 Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman Tuhan, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion. 15 Aku akan mengangkat bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku; mereka akan menggembalakan kamu dengan pengetahuan dan pengertian. 16 Apabila pada masa itu kamu bertambah banyak dan beranak cucu di negeri ini, demikianlah firman Tuhan, maka orang tidak lagi akan berbicara tentang tabut perjanjian Tuhan. Itu tidak lagi akan timbul dalam hati dan tidak lagi akan diingat orang; orang tidak lagi akan mencarinya atau membuatnya kembali. 17 Pada waktu itu Yerusalem akan disebut takhta Tuhan, dan segala bangsa akan berkumpul ke sana, demi nama Tuhan ke Yerusalem, dan mereka tidak lagi akan bertingkah langkah menurut kedegilan hatinya yang jahat. 18 Pada masa itu kaum Yehuda akan pergi kepada kaum Israel, dan mereka akan datang bersama-sama dari negeri utara ke negeri yang telah Kubagikan kepada nenek moyangmu menjadi milik pusaka.

19 Tadinya pikir-Ku:
“Sungguh Aku mau menempatkan engkau di tengah-tengah anak-anak-Ku
dan memberikan kepadamu negeri yang indah,
milik pusaka yang paling permai dari bangsa-bangsa.
Pikir-Ku, engkau akan memanggil Aku: Bapaku,
dan tidak akan berbalik dari mengikuti Aku.
20 Tetapi sesungguhnya, seperti seorang isteri tidak setia terhadap temannya,
demikianlah kamu tidak setia terhadap Aku, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan.
21 Dengar! Di atas bukit-bukit gundul kedengaran
tangis memohon-mohon dari anak-anak Israel,
sebab mereka telah memilih jalan yang sesat,
dan telah melupakan Tuhan, Allah mereka.
22 Kembalilah, hai anak-anak yang murtad!
Aku akan menyembuhkan engkau dari murtadmu.”

“Inilah kami, kami datang kepada-Mu,
  sebab Engkaulah Tuhan, Allah kami.
23 Sesungguhnya, bukit-bukit pengorbanan adalah tipu daya,
  yakni keramaian di atas bukit-bukit itu!
Sesungguhnya, hanya pada Tuhan, Allah kita,
  ada keselamatan Israel!
24 Tetapi berhala yang memalukan itu menelan
  segala hasil jerih lelah nenek moyang kita dari masa muda kita;
kambing domba mereka dan lembu-lembu mereka,
  anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka.
25 Maka biarlah kita berbaring dengan perasaan malu,
  dan biarlah noda kita menyelimuti kita,
sebab kita telah berdosa kepada Tuhan, Allah kita,
  yakni kita dan nenek moyang kita
dari masa muda kita sampai hari ini;
  dan kita tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kita.”

4“Jika engkau mau kembali, hai Israel, demikianlah firman Tuhan,
  kembalilah engkau kepada-Ku;
dan jika engkau mau menjauhkan dewa-dewamu yang menjijikkan,
  tidak usahlah engkau melarikan diri dari hadapan-Ku!
2 Dan jika engkau bersumpah dalam kesetiaan, dalam keadilan dan dalam kebenaran:
  Demi Tuhan yang hidup!,
maka bangsa-bangsa akan saling memberkati di dalam Dia
  dan akan bermegah di dalam Dia.”
3 Sebab beginilah firman Tuhan kepada orang Yehuda dan kepada penduduk Yerusalem:
“Bukalah bagimu tanah baru,
  dan janganlah menabur di tempat duri tumbuh.
4 Sunatlah dirimu bagi Tuhan,
  dan jauhkanlah kulit khatan hatimu,
  hai orang Yehuda dan penduduk Yerusalem,
supaya jangan murka-Ku mengamuk seperti api,
  dan menyala-nyala dengan tidak ada yang memadamkan,
  oleh karena perbuatan-perbuatanmu yang jahat!”

Yehuda mendapat ancaman dari utara

5 Beritahukanlah di Yehuda
  dan kabarkanlah di Yerusalem:
Tiuplah sangkakala di dalam negeri,
  berserulah keras-keras:
“Berkumpullah dan marilah kita pergi
  ke kota-kota yang berkubu!”
6 Angkatlah panji-panji ke arah Sion!
  Cepat-cepatlah kamu mengungsi, jangan tinggal diam!
Sebab Aku mendatangkan malapetaka dari utara
  dan kehancuran yang besar.
7 Singa telah bangkit dari belukar,
  pemusnah bangsa-bangsa telah berangkat,
  telah keluar dari tempatnya
untuk membuat negerimu menjadi tandus;
  kota-kotamu akan dijadikan puing, tidak ada yang mendiaminya.
8 Oleh karena itu lilitkanlah kain kabung,
  menangis dan merataplah;
sebab murka Tuhan yang menyala-nyala
  tidak surut dari pada kita.
9 “Pada waktu itu, demikianlah firman Tuhan,
  raja dan para pemuka akan kehilangan semangat;
para imam akan tertegun
  dan para nabi akan tercengang-cengang

Komentar

Jangan berpaling dari berkat Allah

Jika Anda sedang mengalami berkat karena menjalin hubungan yang karib dengan Allah, orang-orang sekitar Anda ‘akan saling memberkati’ (4:2).

Nabi Yeremia mendesak umat untuk kembali kepada TUHAN (Ay.1). Allah rindu memberkati Anda. ‘... jika engkau mau menjauhkan dewa-dewamu yang menjijikkan, tidak usahlah engkau melarikan diri dari hadapan-Ku! Dan jika engkau bersumpah dalam kesetiaan, dalam keadilan dan dalam kebenaran: Demi TUHAN yang hidup!, maka bangsa-bangsa akan saling memberkati di dalam Dia’ (Ay.1b-2a).

Allah rindu memberkati umat-Nya dan segala bangsa, tetapi mereka berpaling dari berkat ini. Yeremia memperingatkan orang-orang akan bahayanya berpaling dari Allah kepada dewa-dewa: ‘Sampai-sampai pada bajumu terdapat darah orang-orang miskin yang tidak bersalah’ (2:34). Mereka telah berlaku tidak setia (3:1b).

Lagi, TUHAN mendesak mereka untuk kembali: ‘Kembalilah, hai Israel, perempuan murtad... sebab Aku ini murah hati... Aku akan mengangkat bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku; mereka akan menggembalakan kamu dengan pengetahuan dan pengertian... Sungguh Aku mau menempatkan engkau di tengah-tengah anak-anak-Ku dan memberikan kepadamu negeri yang indah, milik pusaka yang paling permai dari bangsa-bangsa. Pikir-Ku, engkau akan memanggil Aku: Bapaku, dan tidak akan berbalik dari mengikuti Aku’ (3:12,15,19).

TUHAN tertarik dengan hati Anda lebih dibandingkan penampilan luar Anda. Anda tidak bisa berpura-pura dengan Allah: ‘Yehuda... tidak kembali kepada-Ku dengan tulus hatinya, tetapi dengan pura-pura’ (Ay.10). TUHAN mendesak, ‘Sunatlah dirimu bagi TUHAN, dan jauhkanlah kulit khatan hatimu’ (4:4). Bahkan di Perjanjian Lama, Allah berkata hati yang disunatlah (hati yang sepenuhnya tunduk pada-Nya) yang Dia dambakan.

Jika Anda telah berpaling dari TUHAN, kembalilah pada-Nya saat ini dengan segenap hati.

Doa

TUHAN, saat ini kuberikan segala yang kupunya kepada-Mu, waktu, uang, harta dan yang lainnya. Terimakasih atas kerinduan-Mu untuk memberkatiku dan sesama melalui diriku. Tolong aku saat ini untuk menjadi ‘mesin berkat’.

Pippa menambahkan

Filipi 2:14-15a

‘Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela.’

Jangan biarkan sungut-sungut kecil sekalipun. Agar jadi ‘tidak bercela’... ada beberapa hal yang harus saya kerjakan.

reader

App

Download The Bible with Nicky and Pippa Gumbel app for iOS or Android devices and read along each day.

reader

Email

Subscribe now to receive The Bible with Nicky and Pippa Gumbel in your inbox each morning. You’ll get one email each day.

reader

Website

Start reading today’s devotion right here on the BiOY website.

Read now

Referensi

Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. ‘NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790.

Scripture marked (MSG) taken from The Message. Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002. Used by permission of NavPress Publishing Group.