Hari 304

Kunci Hidup

Kebijaksanaan Mazmur 119:129–136
Perjanjian Baru Ibrani 1:1-14
Perjanjian Lama Ratapan 3:40–5:22

pengantar

  • Madonna berkata, ‘Ketika saya tumbuh dewasa... Yesus Kristus seperti bintang film, idola favorit saya.’
  • Napoleon Bonaparte berkata, ‘Saya kenal orang-orang dan biar saya katakan bahwa Yesus Kristus bukan orang biasa.’
  • Novelis H.G. Wells berkata, ‘Saya sejarawan, bukan orang beriman. Tetapi pengajar miskin dari Galilea ini merupakan pusat sejarah.’

Bahkan orang-orang yang bukan pengikut ‘pengajar miskin’ ini mengakui bahwa ada sesuatu yang luar biasa tentang Yesus.

Tidak seorangpun, bahkan malaikat, bisa dibandingkan dengan Yesus (Ibrani 1:1-14). Jika Anda ingin tahu seperti apa Allah itu, lihatlah Yesus. Dia berkata, ‘Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa’ (Yoh 14:9). Segala yang Anda baca dan pahami tentang Allah melalui Alkitab perlu dibaca melalui kacamata Yesus. Dia adalah pernyataan dari Allah.

Kunci agar hidup Anda tertata adalah Yesus. Kunci pemahaman Alkitab adalah Yesus. Kunci pemahaman sifat Allah adalah Yesus. Kunci hidup Anda adalah Yesus.

Kebijaksanaan

Mazmur 119:129–136

129 Peringatan-peringatan-Mu ajaib,
  itulah sebabnya jiwaku memegangnya.
130 Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang,
  memberi pengertian kepada orang-orang bodoh.
131 Mulutku kungangakan dan megap-megap,
  sebab aku mendambakan perintah-perintah-Mu.
132 Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku,
  sebagaimana sepatutnya terhadap orang-orang yang mencintai nama-Mu.
133 Teguhkanlah langkahku oleh janji-Mu,
  dan janganlah segala kejahatan berkuasa atasku.
134 Bebaskanlah aku dari pada pemerasan manusia,
  supaya aku berpegang pada titah-titah-Mu.
135 Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu,
  dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.
136 Air mataku berlinang seperti aliran air,
  karena orang tidak berpegang pada Taurat-Mu.

Komentar

Yesus menyediakan pembersihan dari dosa kita

Membaca Alkitab itu, dalam beberapa cara, seperti bercermin di kaca dengan cahaya yang sangat terang: ‘Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang’ (Ay.130a). Terang menyingkapkan apa yang salah dengan hidup kita dan apa yang kita perlukan untuk menjadi bersih. Terang-Nya mengungkapkan adanya hal-hal yang menimbulkan penghalang antara kita dan Allah.

Penghalang ini terlepas ketika Yesus memberikan pemnyucian atas dosa-dosa Anda. Melalui Yesus, Anda dapat yakin bahwa wajah Allah akan menyinari Anda (Ay.135).

Berdoalah seperti pemazmur:

‘Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, sebagaimana sepatutnya terhadap orang-orang yang mencintai nama-Mu. Teguhkanlah langkahku oleh janji-Mu, dan janganlah segala kejahatan berkuasa atasku. Bebaskanlah aku dari pada pemerasan manusia, supaya aku berpegang pada titah-titah-Mu. Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu’ (132-135a).

Doa pemazmur merupakan bayangan awal akan tindakan hebat Yesus dalam menyediakan pemurnian dosa. Melalui Yesus, berbaliklah pada Allah dengan keyakinan bahwa Ia memiliki belas kasihan, ‘sebagaimana sepatutnya terhadap orang-orang yang mencintai nama-Mu’ (Ay.132).

Doa

TUHAN, terimakasih atas Yesus. Terimakasih atas belas kasihan-Mu. Biarlah dosa tidak berkuasa atasku. Jaga aku dari kesombongan, amarah, nafsu, ketamakan, iri hati, hidup tanpa doa, persaingan dan semua godaan hidup lainnya.

Perjanjian Baru

Ibrani 1:1-14

Allah berfirman dengan perantaraan Anak-Nya

1Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, 2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. 3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, 4 jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

Anak Allah lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat

5 Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan:

“Anak-Ku Engkau!
  Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?”

dan

“Aku akan menjadi Bapa-Nya,
  dan Ia akan menjadi Anak-Ku?”

6 Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata:

“Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.”

7 Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata:

“Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai
  dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api.”

8 Tetapi tentang Anak Ia berkata:

“Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya,
  dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.
9 Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan;
  sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau
  dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu.”

10 Dan:

“Pada mulanya, ya Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi,
  dan langit adalah buatan tangan-Mu.
11 Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada,
  dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian;
12 seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka,
  dan seperti persalinan mereka akan diubah,
tetapi Engkau tetap sama,
  dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.”

13 Dan kepada siapakah di antara malaikat itu pernah Ia berkata:

“Duduklah di sebelah kanan-Ku,
  sampai Kubuat musuh-musuh-Mu
  menjadi tumpuan kaki-Mu?”

14 Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?

Komentar

Yesus lebih tinggi daripada malaikat

Yesus itu unik dan Dialah yang Anda perlukan. Seperti perkataan Eugene Peterson, Anda tidak perlu Yesus-dan-malaikat. Anda tidak perlu Yesus-dan-Musa. Anda tidak perlu Yesus-dan-keimaman. ‘Surat ini menghapus tanda hubung tersebut, tambahannya.’ Yang Anda perlukan hanyalah Yesus saja.

Kitab Ibrani sepenuhnya adalah tentang siapa Yesus itu dan bagaimana Ia lebih baik dan lebih besar dibandingkan segala makhluk, pengajaran, atau sistem agama. Hal ini diawali dengan perbandingan antara Yesus dan nabi-nabi Perjanjian Lama. Menjelaskan kebenaran indah tentang bagaimana Allah berbicara melalui para nabi, lalu menggambarkan bagaimana Yesus bahkan lebih baik (Ay.1-3). Dialah ‘pewaris segala sesuatu’, Dia terlibat dalam penciptaan, Dia adalah wahyu Allah, Dia adalah penopang Anda, dan Dia adalah penebus Anda. Alasan semua ini ada dalam siapa Yesus itu.

Yesus ‘adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah’ (Ay.3).

Yesus datang untuk menata hidup kita. ‘Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi’ (Ay.3b). Duduk melambangkan fakta bahwa pekerjaan-Nya telah selesai (lihat juga Yoh 19:30).

Selalu ada orang-orang yang tidak bisa menerima kebenaran ini. Pada zaman sekarang, beberapa orang menganggap Yesus hanyalah guru relijius yang besar, dan tak lebih. Dalam cara yang sama, pada masa surat ini, beberapa orang berdebat bahwa Yesus hanyalah malaikat. Penulis Kitab Ibrani berkata: ‘[Ia] jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka’ (Ibrani 1:4). Dia lalu menjelaskan kemuliaan Yesus atas para malaikat.

Ada hampir 300 referensi mengenai malaikat di Alkitab. Apa yang kita ketahui soal mereka?

Dalam renungan ini, kita melihat bahwa para malaikat menyembah dan melayani Allah (Ay.6-7). Mereka adalah para pelayan Allah (Ay.7). Mereka adalah makhluk yang melayani orang Kristen (Ay.14). Mereka ‘diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan’ (Ay.14).

Malaikat memandu dan melindungi Anda (Mazmur 91:11). Misalnya, seorang malaikat menguatkan Yesus di Getsemani (Lukas 22:43). Setiap jemaat memiliki satu malaikat pelindung (Wahyu pasal 1-3).

Tetapi Allah bukanlah Bapa mereka (Ibrani 1:5). Di sini, Yesus jauh lebih hebat dan Anda jauh lebih baik dibandingkan para malaikat karena Allah adalah Bapa Anda. Penulis Kitab Ibrani menunjukkan 7 kutipan dari Kitab-kitab Perjanjian Lama untuk menunjukkan kebesaran Yesus atas para malaikat (Mazmur 2:7, 2 Samuel 7:14, Ulangan 32:43, Mazmur 45:6-7; 102:25-27; 104:4; 110:1).

Semua kutipan ini adalah jawaban bagi siapa pun yang berkata bahwa Yesus hanyalah malaikat atau (seperti zaman sekarang) ‘guru besar yang religius’. Puncak argumen Paulus ada di Ibrani 1:8, ‘Tetapi tentang Anak Ia berkata: "Takhta-Mu, ya Allah...”’ Ini adalah keterangan yang gamblang mengenai keilahian Yesus. Yesus adalah pribadi yang identitas-Nya adalah Allah.

Doa

TUHAN, terimakasih karena Engkau mengirim malaikat untuk memandu dan melindungiku. Terimakasih karena mereka melayani kami. Tetapi termakasihku lebih untuk Yesus, yang jauh lebih mulia dari semua malaikat.

Perjanjian Lama

Ratapan 3:40–5:22

40 Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita,
  dan berpaling kepada Tuhan.
41 Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita
  kepada Allah di sorga:
42 Kami telah mendurhaka dan memberontak,
  Engkau tidak mengampuni.
43 Engkau menyelubungi diri-Mu dengan murka, mengejar kami
  dan membunuh kami tanpa belas kasihan.
44 Engkau menyelubungi diri-Mu dengan awan,
  sehingga doa tak dapat menembus.
45 Kami Kaujadikan kotor dan keji
  di antara bangsa-bangsa.
46 Terhadap kami semua seteru kami
  mengangakan mulutnya.
47 Kejut dan jerat menimpa kami,
  kemusnahan dan kehancuran.
48 Air mataku mengalir bagaikan batang air,
  karena keruntuhan puteri bangsaku.
49 Air mataku terus-menerus bercucuran,
  dengan tak henti-hentinya,
50 sampai Tuhan memandang dari atas dan melihat
  dari sorga.
51 Mataku terasa pedih
  oleh sebab keadaan puteri-puteri kotaku.
52 Seperti burung aku diburu-buru
  oleh mereka yang menjadi seteruku tanpa sebab.
53 Mereka melemparkan aku hidup-hidup dalam lobang,
  melontari aku dengan batu.
54 Air membanjir di atas kepalaku,
  kusangka: “Binasa aku!”
55 “Ya Tuhan, aku memanggil nama-Mu
  dari dasar lobang yang dalam.
56 Engkau mendengar suaraku!
  Janganlah Kaututupi telinga-Mu terhadap kesahku dan teriak tolongku!
57 Engkau dekat tatkala aku memanggil-Mu,
  Engkau berfirman: Jangan takut!”
58 “Ya Tuhan, Engkau telah memperjuangkan perkaraku,
  Engkau telah menyelamatkan hidupku.
59 Engkau telah melihat ketidakadilan terhadap aku, ya Tuhan;
  berikanlah keadilan!
60 Engkau telah melihat segala dendam mereka,
  segala rancangan mereka terhadap aku.”
61 “Engkau telah mendengar cercaan mereka, ya Tuhan,
  segala rancangan mereka terhadap aku,
62 percakapan orang-orang yang melawan aku,
  dan rencana mereka terhadap aku sepanjang hari.
63 Amatilah duduk bangun mereka!
  Aku menjadi lagu ejekan mereka.”
64 “Engkau akan mengadakan pembalasan terhadap mereka, ya Tuhan,
  menurut perbuatan tangan mereka.
65 Engkau akan mengeraskan hati mereka;
  kiranya kutuk-Mu menimpa mereka!
66 Engkau akan mengejar mereka dengan murka
  dan memunahkan mereka dari bawah langit, ya Tuhan!”

Sengsara Sion yang dahsyat

4Ah, sungguh pudar emas itu,
  emas murni itu berubah;
batu-batu suci itu terbuang
  di pojok tiap jalan.
2 Anak-anak Sion yang berharga,
  yang setimbang dengan emas tua,
sungguh mereka dianggap belanga-belanga tanah
  buatan tangan tukang periuk.
3 Serigala pun memberikan teteknya
  dan menyusui anak-anaknya,
tetapi puteri bangsaku telah menjadi kejam
  seperti burung unta di padang pasir.
4 Lidah bayi melekat
  pada langit-langit karena haus;
kanak-kanak meminta roti,
  tetapi tak seorang pun yang memberi.
5 Yang biasa makan yang sedap-sedap
  mati bulur di jalan-jalan;
yang biasa duduk di atas bantal kirmizi
  terbaring di timbunan sampah.
6 Kedurjanaan puteri bangsaku
  melebihi dosa Sodom,
yang sekejap mata dibongkar-bangkir
  tanpa ada tangan yang memukulnya.
7 Pemimpin-pemimpin lebih bersih dari salju
  dan lebih putih dari susu,
tubuh mereka lebih merah dari pada merjan,
  seperti batu nilam rupa mereka.
8 Sekarang rupa mereka lebih hitam dari pada jelaga,
  mereka tidak dikenal di jalan-jalan,
kulit mereka berkerut pada tulang-tulangnya,
  mengering seperti kayu.
9 Lebih bahagia mereka yang gugur karena pedang
  dari pada mereka yang tewas karena lapar,
yang merana dan mati
  sebab tak ada hasil ladang.
10 Dengan tangan sendiri wanita yang lemah lembut
  memasak kanak-kanak mereka,
untuk makanan mereka
  tatkala runtuh puteri bangsaku.
11 Tuhan melepaskan segenap amarah-Nya,
  mencurahkan murka-Nya yang menyala-nyala,
dan menyalakan api di Sion,
  yang memakan dasar-dasarnya.
12 Tidak percaya raja-raja di bumi,
  pun seluruh penduduk dunia,
bahwa lawan dan seteru dapat masuk
  ke dalam gapura-gapura Yerusalem.
13 Hal itu terjadi oleh sebab dosa nabi-nabinya
  dan kedurjanaan imam-imamnya
yang di tengah-tengahnya mencurahkan
  darah orang yang tidak bersalah.
14 Mereka terhuyung-huyung seperti orang buta di jalan-jalan,
  cemar oleh darah,
  sehingga orang tak dapat menyentuh pakaian mereka.
15 “Singkir! Najis!”, kata orang kepada mereka,
  “Singkir! Singkir! Jangan sentuh!”;
lalu mereka lari dan mengembara, maka berkatalah bangsa-bangsa:
  “Mereka tak boleh tinggal lebih lama di sini.”
16 Tuhan sendiri mencerai-beraikan mereka,
  tak mau lagi Ia memandang mereka.
Para imam tidak mereka hormati,
  dan orang-orang tua tidak mereka kasihani.
17 Selalu mata kami merindukan
  pertolongan, tetapi sia-sia;
dari menara penjagaan kami menanti-nantikan
  suatu bangsa yang tak dapat menolong.
18 Mereka mengintai langkah-langkah kami,
  sehingga kami tak dapat berjalan di lapangan-lapangan kami;
akhir hidup kami mendekat, hari-hari kami sudah genap,
  ya, akhir hidup kami sudah tiba.
19 Pengejar-pengejar kami lebih cepat
  dari pada burung rajawali di angkasa
mereka memburu kami di atas gunung-gunung,
  menghadang kami di padang gurun.
20 Orang yang diurapi Tuhan, nafas hidup kami,
  tertangkap dalam pelubang mereka,
dia yang kami sangka: “Dalam naungannya
  kami akan hidup di antara bangsa-bangsa.”
21 Bergembira dan bersukacitalah, hai puteri Edom,
  engkau yang mendiami tanah Us,
juga kepadamu piala akan sampai,
  engkau akan jadi mabuk lalu menelanjangi dirimu!
22 Telah hapus kesalahanmu, puteri Sion,
  tak akan lagi Tuhan membawa engkau ke dalam pembuangan,
tetapi kesalahanmu, puteri Edom, akan dibalas-Nya,
  dan dosa-dosamu akan disingkapkan-Nya.

Doa untuk pemulihan

5Ingatlah, ya Tuhan, apa yang terjadi atas kami,
  pandanglah dan lihatlah akan kehinaan kami.
2 Milik pusaka kami beralih kepada orang lain,
  rumah-rumah kami kepada orang asing.
3 Kami menjadi anak yatim, tak punya bapa,
  dan ibu kami seperti janda.
4 Air kami kami minum dengan membayar,
  kami mendapat kayu dengan bayaran.
5 Kami dikejar dekat-dekat,
  kami lelah, bagi kami tak ada istirahat.
6 Kami mengulurkan tangan kepada Mesir,
  dan kepada Asyur untuk menjadi kenyang dengan roti.
7 Bapak-bapak kami berbuat dosa, mereka tak ada lagi,
  dan kami yang menanggung kedurjanaan mereka.
8 Pelayan-pelayan memerintah atas kami;
  yang melepaskan kami dari tangan mereka tak ada.
9 Dengan bahaya maut karena serangan pedang di padang gurun,
  kami harus mengambil makanan kami.
10 Kulit kami membara laksana perapian,
  karena nyerinya kelaparan.
11 Mereka memperkosa wanita-wanita di Sion
  dan gadis-gadis di kota-kota Yehuda.
12 Pemimpin-pemimpin digantung oleh tangan mereka,
  para tua-tua tidak dihormati.
13 Pemuda-pemuda harus memikul batu kilangan,
  anak-anak terjatuh karena beratnya pikulan kayu.
14 Para tua-tua tidak berkumpul lagi di pintu gerbang,
  para teruna berhenti main kecapi.
15 Lenyaplah kegirangan hati kami,
  tari-tarian kami berubah menjadi perkabungan.
16 Mahkota telah jatuh dari kepala kami.
  Wahai kami, karena kami telah berbuat dosa!
17 Karena inilah hati kami sakit,
  karena inilah mata kami jadi kabur:
18 karena bukit Sion yang tandus,
  di mana anjing-anjing hutan berkeliaran.
19 Engkau, ya Tuhan, bertakhta selama-lamanya,
  takhta-Mu tetap dari masa ke masa!
20 Mengapa Engkau melupakan kami selama-lamanya,
  meninggalkan kami demikian lama?
21 Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya Tuhan, maka kami akan kembali,
  baharuilah hari-hari kami seperti dahulu kala!
22 Atau, apa Engkau sudah membuang kami sama sekali?
  Sangat murkakah Engkau terhadap kami?

Komentar

Yesus adalah Mesias yang diurapi

Penulis Kitab Ratapan berkata, ‘Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita...’ (3:41). Mengangkat hati dan tangan cocok dengan doa. Mengangkat tangan dalam dosa bukanlah tindakan yang nyentrik atau aneh, melainkan bentuk doa zaman dulu baik di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Si penulis memanggil umat untuk berdoa dan berkata, ‘Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita, dan berpaling kepada TUHAN’ (Ay.40). Ini adalah dispilin yang penting dalam hidup iman. Mintalah Allah untuk menyingkapkan bila ada bagian hidup Anda yang perlu diubah.

Bila ada, lalu kembalilah kepada Allah dalam pengakuan dosa dan pertobatan (Ay.42 seterusnya). Kini Anda tahu bahwa Anda diampuni dan hubungan Anda dengan Allah dipulihkan karena apa yang Yesus telah perbuat untuk Anda. Renungan ini, seperti halnya renungan yang lain pada Perjanjian Lama, merujuk kepada Yesus.

Penulis Kitab Ratapan berkata, ‘Engkau, ya TUHAN, bertakhta selama-lamanya, takhta-Mu tetap dari masa ke masa!’ (5:19).

Penulis Kitab Ibrani berkata tentang Yesus: ‘"Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya... sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan"’ (Ibrani 1:8-9). Yesus adalah Pribadi yang diurapi Allah, yaitu Kristus, Mesias.

Yesuslah yang semua Kitab Suci tunjukkan. Umat Allah menantikan pribadi yang diurapi TUHAN. Penulis Kitab Ratapan berbicara tentang ‘Orang yang diurapi TUHAN’ (Ratapan 4:20). Kata bahasa Ibrani untuk orang yang diurapi adalah ‘Meshiach’ darimana kita mendapatkan kata Mesias. Dia lanjut berkata, ‘juga kepadamu piala akan sampai’ (Ay.21). Yesus membicarakan cawan darimana Ia akan minum (Markus 10:38; Yoh 18:11). Yesus menyebutkan secara tersirat cawan murka Allah atas dosa.

Amarah Allah tidak seperti amarah kita. Tidak ada unsur kekejaman, meremehkan atau kemunafikan. Itu adalah reaksi Allah yang kudus dan pengasih terhadap dosa. Renungan-renungan seperti ini menolong kita memahami betapa seriusnya dosa kita di mata Allah dan betapa ajaibnya bahwa di salib Yesus telah menanggung murka Allah atas Anda dan saya.

Nabi tersebut melihat bahwa mereka terputus dari Allah karena dosa mereka: ‘Engkau menyelubungi diri-Mu dengan awan, sehingga doa tak dapat menembus’ (Ratapan 3:44). Inilah penghalang yang Yesus lepaskan ketika Dia minum dari cawan murka Allah dan menyediakan pemurnian bagi dosa-dosa kita. Inilah jawaban doa penulis Kitab Ratapan ketika dia berdoa, ‘Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali, baharuilah hari-hari kami seperti dahulu kala!’ (5:21).

Karena Yesus, Yang Diurapi dan yang minum dari cawan, hadirat Allah tidak lagi tertutup, dan doa Anda dapat masuk melalui-Nya. Anda dapat mengangkat hati dan tangan Anda pada Allah. Dia akan memulihkan Anda dan memperbaharui Anda.

Walaupun ada banyak firman tentang penghakiman dalam Alkitab, mereka dapat dibaca melalui kacamata Yesus yang mengungkapkan sifat sejati Allah dan menyediakan pemurnian atas dosa Anda.

Doa

Bapa, terimakasih atas Yesus. Terimakasih karena aku dapat mengetahui dan memahami siapa diri-Mu melalui Yesus. Terimakasih karena kunci hidup ada dalam Yesus.

Pippa menambahkan

Ibrani 1:7,14

‘Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."’ (Ay.7).

‘Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?’ (Ay.14).

Menyenangkan untuk berpikir ada para malaikat yang beterbangan di seluruh dunia membawa pertolongan kepada umat Allah.

reader

App

Download The Bible with Nicky and Pippa Gumbel app for iOS or Android devices and read along each day.

reader

Email

Subscribe now to receive The Bible with Nicky and Pippa Gumbel in your inbox each morning. You’ll get one email each day.

reader

Website

Start reading today’s devotion right here on the BiOY website.

Read now

Referensi

Madonna, SPIN, May 1985.

Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. ‘NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790.

Scripture marked (MSG) taken from The Message. Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002. Used by permission of NavPress Publishing Group.